Proyek MCK Desa Teluk Mampun 2025 Mangkrak, Aktivis Temukan Dugaan Korupsi Dana Desa

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desa Teluk Mampun Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barsel.Foto:Istimewa

Desa Teluk Mampun Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barsel.Foto:Istimewa

1tulah.com, BUNTOK-Dana Desa (DD) pembangunan tempat Mandi Cuci dan Kakus (MCK) untuk warga Desa Teluk Mampun, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah tahun anggaran 2025 diduga diselewengkan oleh aparat Desa setempat.

Pasal nya, pembangunan sarana MCK tersebut masih banyak yang belum terselesaikan, bahkan ada sejumlah rumah warga yang hingga masa tahun proyek itu berakhir, tidak kunjung tiba untuk mendapat bantuan pembangunan MCK. Padahal, sebelumnya telah terdata dan masuk dalam daftar penerima bantuan tersebut.

Yang menjadi tanda tanya besar, kemana sebagian dana pembangunan MCK untuk warga tersebut disalahgunakan.

Berdasarkan hasil investigasi Tim Aktivis Gerakan Anti Korupsi Kalimantan Tengah ke Desa Mampun dan menerima aspirasi masyarakat setempat, Sabtu (10/1/2026).

Bahwa ada delapan Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya, belum memiliki tempat MCK.

“Sejak tahun 2024 lalu, kami sudah di data oleh aparat Desa kami ini, sebagai warga masyarakat kurang mampu yang berhak untuk menerima bantuan pembangunan MCK atau lazimnya disebut WC. Tapi pada kenyataan nya, sampai tahun 2025 berakhir, dan masuk tahun 2026 ini, WC kami belum juga di bangun,” ucap Inisial R didampingi A dan R warga Desa Mampun yang enggan di tulis nama lengkap nya.

Baca Juga :  PLN ULP Muara Teweh Umumkan Pemadaman Listrik Sementara di Barito Utara

Ketiga warga yang bernasib sama itu juga menjelaskan, karena faktor ekonomi yang membuat mereka belum mampu membangun tempat MCK dirumahnya dengan dana pribadi. Maka dengan terpaksa harus mandi, mencuci, serta buang air besar di Sungai Barito.

Padahal, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Barsel, telah lama mencanangkan Program Hidup Bersih, Hidup Sehat bagi masyarakat, untuk tidak BB sembarangan atau mencemari Sungai Barito dengan kotoran manusia.

“Tapi apa daya, bagi kami warga kurang mampu ini, terpaksa harus BB di Jamban dan mencemari Sungai Barito. Sementara, sejumlah aparat Desa kami tampak hidup mewah dan terkesan mereka tidak merasa bersalah bahwa sampai saat ini WC kami belum terbangun dengan alasan Dana Desa nya sudah habis,” ujar R dengan mata berkaca-kaca.

Baca Juga :  Kurs Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.869, Intip Pergerakannya di Awal Pekan

Ia berharap kepada aparat penegak hukum baik di Kabupaten, Provinsi bahkan Pusat, agar mengusut tuntas kasus ini, sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas Korupsi di Negeri ini.

“Kami ingin agar dilakukan pemeriksaan, terutama bagi para pengelola Dana Desa yang selama ini telah banyak menerima kucuran Dana dari Pemerintah untuk kemajuan pembangunan Desa. Namun, bisa saja dana tersebut di salah gunakan dan nantinya akan ditemui laporan fiktif dari SPJ Dana Desa yang dibuat sebelumnya,” tegas R di amini warga lainnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak aparat Desa Mampun masih belum bisa di konfirmasi oleh awak media ini. (Alifansyah)

Berita Terkait

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal
Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro
Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemkab Barsel Kucurkan Dana Bedah Rumah Rp20 Juta
Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan
Pemkab Mura Dorong Guru Tetap Solid dan Aktif 
SAKIP 2025, Pemkab Murung Raya Kembali Catat Prestasi Positif
Ketua TP-PKK Mura Dorong Lansia Tetap Produktif dan Bahagia
Miris! Guru Madrasah Ngadu ke DPR Soal Gaji Rp300 Ribu per Bulan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:12 WIB

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:06 WIB

Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Mura Dorong Guru Tetap Solid dan Aktif 

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:26 WIB

SAKIP 2025, Pemkab Murung Raya Kembali Catat Prestasi Positif

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:57 WIB

Ketua TP-PKK Mura Dorong Lansia Tetap Produktif dan Bahagia

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:40 WIB

Miris! Guru Madrasah Ngadu ke DPR Soal Gaji Rp300 Ribu per Bulan

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:10 WIB

Kolaborasi Ekonomi Kreatif Kalteng-Pusat Diperkuat, Gubernur Agustiar Terima Kunjungan Yovie Widianto

Berita Terbaru

Ilustrasi Niat Puasa. (Unsplash)

Nasional

Kemenag Aceh Perkirakan 19 Februari jadi Awal Ramadhan 1447 H

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:21 WIB