Polri Usut Dugaan Penebangan Liar di Sungai Tamiang

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi banjir (Freepik)

Ilustrasi banjir (Freepik)

1TULAH.COM – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri tengah menyelidiki dugaan aktivitas penebangan liar di wilayah Sungai Tamiang untuk mengetahui asal-usul kayu gelondongan yang terbawa banjir di Aceh.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Moh. Irhamni, menyampaikan bahwa informasi awal menunjukkan adanya illegal logging dan pembukaan lahan oleh masyarakat di bagian hulu sungai.

Menurut Irhamni, praktik penebangan ilegal tersebut diduga dilakukan dengan mekanisme panglong, yakni kayu dipotong, ditumpuk di tepi sungai, lalu dihanyutkan saat debit air meningkat.

Baca Juga :  Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Dalam aktivitas land clearing, kayu berukuran besar sering dipotong kecil agar mudah hanyut ketika banjir.

Ia menegaskan bahwa sebagian besar kegiatan itu tidak memiliki izin dan terjadi di kawasan hutan lindung sepanjang Sungai Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang.

Sebagai tindak lanjut, Dittipidter Bareskrim akan menurunkan tim tambahan untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait aktivitas penebangan liar di hulu Sungai Tamiang.

Baca Juga :  Waspada! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, DPRD Kalteng Ingatkan Potensi Karhutla di Kotim

Polri bersama Kementerian Kehutanan juga telah mengerahkan tim gabungan untuk menelusuri temuan kayu gelondongan yang terbawa banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa setiap pelanggaran yang ditemukan akan diproses sesuai hukum.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU
Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos
Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri
Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan
Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Kamis, 16 April 2026 - 13:10 WIB

Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri

Kamis, 16 April 2026 - 10:25 WIB

Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 09:08 WIB

Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Berita Terbaru