1TULAH.COM – Pengamat pendidikan, Darmaningtyas, mendesak pemerintah untuk kembali membuka formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bagi guru demi meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Ia menilai selama ini formasi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hanya diminati oleh tenaga honorer, bukan lulusan baru dari lembaga pendidikan tenaga kependidikan.
“Saatnya formasi PNS untuk guru dibuka. Jangan semuanya diarahkan ke PPPK,” ujarnya pada Minggu (26/10).
Menurutnya, moratorium penerimaan guru PNS yang diberlakukan pemerintah dengan alasan penyelesaian status honorer sudah berlangsung terlalu lama dan justru menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
Darmaningtyas menekankan bahwa sistem perekrutan guru melalui jalur PPPK tidak cukup menarik bagi lulusan baru atau tenaga pendidik berkualitas tinggi karena statusnya yang bersifat kontrak.
Hal ini berbeda dengan formasi PNS yang memberikan jaminan karier jangka panjang dan kepastian kesejahteraan.
“Fresh graduate mana mau jadi guru PPPK, karena mereka tahu sistemnya kontrak. Kalau formasi PNS dibuka, pasti banyak SDM cerdas yang tertarik melamar,” ungkapnya.
Ia berpendapat bahwa jika perekrutan guru terus difokuskan hanya pada PPPK, maka kualitas pendidikan akan tetap timpang karena tidak terjadi regenerasi dari tenaga pendidik baru yang potensial.
Lebih lanjut, Darmaningtyas mendorong Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, agar segera berkoordinasi dengan Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, untuk membahas pembukaan formasi guru PNS pada tahun mendatang.
Ia menyoroti bahwa sejak 2014 hingga 2025 pemerintah tidak pernah membuka rekrutmen CPNS bagi guru, sementara kebutuhan tenaga pendidik terus meningkat seiring banyaknya guru PNS yang memasuki masa pensiun.
“Kalau mau mendapatkan guru profesional, buka penerimaan guru PNS. Ini sudah sangat mendesak karena dunia pendidikan membutuhkan tenaga muda yang kompeten dan berkomitmen,” tegasnya.
Penulis : Laili R

![Curahan hati Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. [Instagram Aisyah Thisia Agustiar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/thisiah-agustiar-360x200.jpg)
![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)






![Presiden ke-7 Jokowi akan menunjukkan ijazah pendidikannya, mulai dari SD hingga sarjana di sidang Roy Suryo. [Suara.com/Ari Welianto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/11/jokowi-siap-hadir-225x129.jpg)
![Penertiban bendera Bulan Bintang dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, berujung bentrokan dan penembakan. [istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/11/pidie-aceh-225x129.jpg)





![Presiden ke-7 Jokowi akan menunjukkan ijazah pendidikannya, mulai dari SD hingga sarjana di sidang Roy Suryo. [Suara.com/Ari Welianto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/11/jokowi-siap-hadir-360x200.jpg)
![Penertiban bendera Bulan Bintang dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, berujung bentrokan dan penembakan. [istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/11/pidie-aceh-360x200.jpg)





![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

