Pemerintah Diminta Kembali Buka Formasi CPNS untuk Guru di Indonesia

- Jurnalis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi CPNS (menpan.go.id)

Ilustrasi CPNS (menpan.go.id)

1TULAH.COM – Pengamat pendidikan, Darmaningtyas, mendesak pemerintah untuk kembali membuka formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bagi guru demi meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Ia menilai selama ini formasi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hanya diminati oleh tenaga honorer, bukan lulusan baru dari lembaga pendidikan tenaga kependidikan.

“Saatnya formasi PNS untuk guru dibuka. Jangan semuanya diarahkan ke PPPK,” ujarnya pada Minggu (26/10).

Menurutnya, moratorium penerimaan guru PNS yang diberlakukan pemerintah dengan alasan penyelesaian status honorer sudah berlangsung terlalu lama dan justru menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.

Baca Juga :  Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Darmaningtyas menekankan bahwa sistem perekrutan guru melalui jalur PPPK tidak cukup menarik bagi lulusan baru atau tenaga pendidik berkualitas tinggi karena statusnya yang bersifat kontrak.

Hal ini berbeda dengan formasi PNS yang memberikan jaminan karier jangka panjang dan kepastian kesejahteraan.

“Fresh graduate mana mau jadi guru PPPK, karena mereka tahu sistemnya kontrak. Kalau formasi PNS dibuka, pasti banyak SDM cerdas yang tertarik melamar,” ungkapnya.

Ia berpendapat bahwa jika perekrutan guru terus difokuskan hanya pada PPPK, maka kualitas pendidikan akan tetap timpang karena tidak terjadi regenerasi dari tenaga pendidik baru yang potensial.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Lebih lanjut, Darmaningtyas mendorong Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, agar segera berkoordinasi dengan Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, untuk membahas pembukaan formasi guru PNS pada tahun mendatang.

Ia menyoroti bahwa sejak 2014 hingga 2025 pemerintah tidak pernah membuka rekrutmen CPNS bagi guru, sementara kebutuhan tenaga pendidik terus meningkat seiring banyaknya guru PNS yang memasuki masa pensiun.

“Kalau mau mendapatkan guru profesional, buka penerimaan guru PNS. Ini sudah sangat mendesak karena dunia pendidikan membutuhkan tenaga muda yang kompeten dan berkomitmen,” tegasnya.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU
Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Berita Terbaru