1TULAH.COM-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menunjukkan gebrakan penegakan hukum yang tegas dan tidak biasa. Dalam langkah terbarunya, Presiden menginstruksikan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mengawal eksekusi penyitaan dua lahan perkebunan sawit ilegal seluas total 100.000 hektare.
Langkah spektakuler ini diungkapkan Prabowo di hadapan para pemimpin bisnis global, termasuk Pimpinan Utama Forbes, Steve Forbes, dalam acara Forbes Global CEO Conference 2025 di Jakarta, Rabu (15/10) malam. Presiden memaparkan bagaimana negara akhirnya mengambil alih aset yang selama 18 tahun tidak tersentuh hukum.
Eksekusi Mandek 18 Tahun Diakhiri dengan Perintah Militer
Prabowo menyoroti kasus dua perkebunan sawit ilegal, masing-masing seluas 50.000 hektare, yang telah melanggar hukum sejak 18 tahun lalu. Ironisnya, putusan Mahkamah Agung (MA) yang memerintahkan penyitaan lahan tersebut tidak pernah dieksekusi selama hampir dua dekade.
“Perkebunan yang pertama luasnya 50.000 hektare, yang kedua 50.000 hektare, (dan keduanya, red.) melanggar hukum 18 tahun yang lalu. Ada putusan Mahkamah Agung yang memerintahkan (negara) menyita dua perkebunan tersebut. 18 tahun yang lalu, putusan Mahkamah Agung itu tidak dieksekusi selama 18 tahun,” kata Presiden Prabowo.
Setelah menerima laporan langsung dari Jaksa Agung ST Burhanuddin mengenai kemandekan eksekusi tersebut, Presiden Prabowo tidak ragu mengambil keputusan drastis dengan melibatkan kekuatan militer. Keputusan ini diambil demi menjamin supremasi hukum dapat ditegakkan tanpa hambatan.
“Saya perintahkan TNI, kalian kawal Kejaksaan, kawal Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Lindungi mereka! Kalian datang ke sana dan sita. Kami pun mengambil alih 100.000 hektare lahan perkebunan itu, dan tak ada masalah. Jadi, menurut saya ini catatan penting, pemerintah harus menegakkan hukum, dan saya bertekad menegakkan hukum,” tegas Prabowo.
Secara keseluruhan, Presiden mengungkapkan bahwa di bawah pemerintahannya, sekitar 3,7 juta hektare perkebunan sawit ilegal di seluruh Indonesia telah berhasil diambil alih kembali oleh negara.
Blokade Militer Hentikan Penyelundupan Timah Ilegal
Selain sawit, Presiden Prabowo juga memaparkan langkah radikalnya dalam memberantas penyelundupan timah ilegal yang merugikan negara miliaran dolar AS, khususnya dari Pulau Bangka dan Pulau Belitung.
Presiden menyatakan bahwa penyelundupan telah mencapai tingkat yang sangat merugikan negara. Tanpa kompromi, ia pun memberikan perintah tegas untuk menghentikan aktivitas ilegal tersebut.
“Saya tegaskan ini harus setop! Saya pun memerintahkan ada program pelatihan di perairan Pulau Bangka dan Pulau Belitung, yang melibatkan kapal-kapal tempur, pesawat, helikopter, drone. Kami pun memblokade dua pulau ini. Tidak boleh ada kapal yang masuk dan keluar tanpa dicek dan kita ketahui apa isinya, dan dengan itu kami berhasil menghentikan penyelundupan,” jelas Presiden.
Keberhasilan operasi ini bahkan dibuktikan dengan penangkapan pelaku yang nekat menyelundupkan timah menggunakan sampan, menunjukkan efektivitas total blokade militer tersebut.
“Tetapi kami menemukan ada timah di dalam sampan itu. Bisa dibayangkan? Kami pun langsung menyitanya (timah ilegal, red.),” cerita Presiden Prabowo.
Melalui serangkaian langkah penegakan hukum dan pengamanan aset negara yang masif ini, Prabowo optimistis bahwa potensi kerugian negara senilai miliaran dolar AS dapat diselamatkan. Selain itu, Presiden juga memproyeksikan produksi timah nasional akan meningkat signifikan pada tahun mendatang. (Sumber:Suara.com)

![Curahan hati Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. [Instagram Aisyah Thisia Agustiar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/thisiah-agustiar-360x200.jpg)
![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)





















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

