Lima Bahan Herbal yang Dapat Membantu Meredakan Keracunan Makanan

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi minuman hasil rebusan jahe (sumber: freepik)

Ilustrasi minuman hasil rebusan jahe (sumber: freepik)

1TULAH.COM – Keracunan makanan bisa terjadi kapan saja, baik akibat kontaminasi bakteri, virus, parasit, maupun paparan bahan kimia berbahaya.

Kondisi ini umumnya dipicu oleh pengolahan dan penyimpanan makanan yang tidak higienis. Selain membutuhkan pertolongan medis, penggunaan bahan alami dapat membantu meringankan gejala yang dialami penderita.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania, menjelaskan bahwa pemanfaatan herbal atau jamu harus disesuaikan dengan penyebab keracunan.

Ia menekankan bahwa cairan rehidrasi seperti oralit tetap menjadi langkah utama, namun sejumlah bahan alami dapat digunakan sebagai pendukung pemulihan, antara lain air kelapa, jahe, chamomile, daun peppermint, adas, yoghurt, dan pisang.

Air kelapa muda kaya akan mineral dan elektrolit, terutama kalium dan natrium, yang berfungsi mencegah dehidrasi akibat muntah maupun diare.

Rebusan jahe efektif meredakan mual dan muntah, cukup dengan merebus 10 gram jahe segar yang diiris bersama 250–300 ml air hingga mendidih, kemudian diminum hingga empat kali sehari.

Seduhan chamomile atau peppermint juga bermanfaat menenangkan perut, bahkan daun mint segar yang telah dicuci bersih bisa langsung dikonsumsi.

Sementara itu, air rebusan biji adas mampu mengurangi kram perut, dengan alternatif lain berupa rebusan ketumbar atau jintan putih.

Yoghurt berperan dalam meningkatkan jumlah bakteri baik di saluran cerna yang berguna melawan bakteri penyebab keracunan, meskipun penggunaannya harus disesuaikan dengan kondisi alergi penderita.

Pisang yang kaya mineral juga membantu menenangkan sistem pencernaan yang sedang sensitif.

Inggrid menegaskan bahwa penanganan keracunan makanan tidak cukup hanya dengan mengandalkan herbal, melainkan juga perlu didukung oleh asupan cairan yang memadai, nutrisi seimbang, dan istirahat cukup.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengonsumsi obat tanpa resep dokter.

Apabila gejala keracunan tidak menunjukkan perbaikan, pasien sebaiknya segera dibawa ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga
9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026
Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 28 September 2026 - 04:30 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Berita Terbaru