Veronica Tan Soroti Efektivitas Program ‘1 Day 2 Eggs’ di Kalteng untuk Penanggulangan Stunting

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamen Veronica Tan Tinjau Program 2 Telur Sehari Untuk Anak-Anak di Kalimantan Tengah. (dok. ist)

Wamen Veronica Tan Tinjau Program 2 Telur Sehari Untuk Anak-Anak di Kalimantan Tengah. (dok. ist)

1TULAH.COM-Upaya pencegahan stunting di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi strategis antara pemerintah dan pihak swasta.

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, baru-baru ini melakukan peninjauan langsung terhadap implementasi program ‘1 Day 2 Eggs’ yang digagas oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Cabang Sinar Mas di Desa Rungau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Program ini merupakan bagian penting dari dukungan sektor swasta terhadap Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo, khususnya melalui skema Makan Bergizi Gratis (MBG). Fokus utamanya adalah membiasakan anak-anak mengonsumsi dua butir telur setiap hari sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi.

Kolaborasi Swasta dan Pemerintah: Memastikan Protein Anak Terpenuhi

Dalam keterangannya, Minggu (28/9/2025), Wamen Veronica Tan menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini. Ia menekankan pentingnya sinergi untuk menjamin pemenuhan gizi anak.

“Apresiasi saya sampaikan kepada Sinar Mas dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia atas kolaborasi dan dukungan yang telah dilakukan dalam implementasi program bagi perempuan dan anak tersebut. Ini kolaborasi untuk memastikan pemenuhan protein bagi anak yang bisa dijahit dengan program MBG,” kata Veronica.

Baca Juga :  Heriyus: Bakah Bawe Jadi Wajah Pariwisata Murung Raya

Menurut Wamen PPPA, pemenuhan gizi idealnya harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan. Telur disebut sebagai pilihan yang sangat tepat karena kandungan nutrisinya yang tinggi, dengan sekitar 7 gram protein per butir. Ia bahkan menyebut bahwa satu butir telur saja sudah cukup untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan protein harian anak.

Membangun Kebiasaan Makan Sehat Sejak Dini

Tujuan program ‘1 Day 2 Eggs’ tidak hanya sebatas memberikan asupan protein, tetapi juga membangun kebiasaan makan sehat jangka panjang. Wamen Veronica berharap agar konsumsi telur bisa dilengkapi dengan makanan bergizi lainnya dan yang terpenting, anak-anak harus terbiasa mengonsumsi makanan bergizi tanpa tambahan garam atau penyedap rasa berlebihan.

Inisiatif ini dirancang sebagai sarana untuk secara aktif melibatkan guru dan tenaga pendidik dalam memastikan bahwa setiap anak mendapatkan asupan gizi yang cukup di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Rencana ke depan, inisiatif ‘1 Day 2 Eggs’ akan terus diuji coba di berbagai daerah untuk mengukur efektivitasnya dan melihat bagaimana partisipasi anak-anak dalam program makan telur bersama ini.

Indikator Keterlibatan Orang Tua dan Ekosistem Pertumbuhan Positif

Peninjauan di lapangan juga memberikan indikator penting mengenai partisipasi orang tua. Veronica Tan menjelaskan bahwa keterlibatan keluarga adalah kunci keberhasilan program gizi ini.

“Di tingkat TK dan SD, kami mengamati bagaimana anak-anak membawa bekal dari rumah, dan ini menjadi indikator keterlibatan orang tua dalam pemenuhan gizi harian anak,” pungkasnya.

Veronica menyimpulkan bahwa program ini adalah satu kesatuan utuh, dimulai dari rumah, dilanjutkan di sekolah, hingga ke lingkungan. Tujuannya adalah untuk menciptakan ruang tumbuh yang positif bagi anak-anak Indonesia, selaras dengan visi besar Program Makan Bergizi Gratis untuk mengatasi stunting dan membentuk generasi yang lebih sehat. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Berita Terbaru