Pasar Keuangan Bergejolak, BI Laporkan Jual Neto Asing Capai Rp8,12 T

- Jurnalis

Minggu, 21 September 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OJK beberkan modal asing udah keluar banyak dari Indonesia. (Ist)

OJK beberkan modal asing udah keluar banyak dari Indonesia. (Ist)

1TULAH.COM-Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa aliran modal asing keluar dari Indonesia masih terus terjadi. Data terbaru menunjukkan bahwa selama sepekan, dana asing yang keluar mencapai triliunan rupiah.

Menurut Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Ramdan Denny, berdasarkan data transaksi pada 15-18 September 2025, investor nonresiden mencatatkan jual neto sebesar Rp8,12 triliun. Angka ini terdiri dari penjualan bersih senilai Rp5,49 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Rp2,79 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Di sisi lain, ada sedikit pembelian neto sebesar Rp0,16 triliun di pasar saham.

Secara akumulatif selama tahun 2025 hingga 17 September, investor asing telah menjual neto senilai Rp59,73 triliun di pasar saham dan Rp119,62 triliun di SRBI, sementara mencatatkan pembelian neto di pasar SBN sebesar Rp41,82 triliun.

Baca Juga :  Respons Aksi "Reformasi Militer", DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri

Ramdan Denny menegaskan bahwa Bank Indonesia terus berkoordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk mengoptimalkan strategi kebijakan demi menjaga ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.

Kondisi Pasar Keuangan Domestik dan Global

Pada periode yang sama, kondisi pasar keuangan domestik juga menunjukkan pergerakan. Premi Credit Default Swaps (CDS) Indonesia lima tahun per 18 September 2025 tercatat sebesar 70,17 basis poin (bps), naik dari 67,72 bps pada 12 September 2025. Kenaikan premi CDS ini menandakan persepsi risiko yang sedikit meningkat.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terpantau melemah. Setelah sempat ditutup di level Rp16.500 per dolar AS pada Kamis (18/9), rupiah dibuka lebih lemah pada Jumat pagi (19/9) di level Rp16.550 per dolar AS.

Baca Juga :  Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Imbal hasil atau yield SBN 10 tahun juga mengalami kenaikan. Pada Jumat pagi, yield SBN naik ke level 6,29% dari sebelumnya 6,27% pada akhir perdagangan Kamis. Kenaikan yield ini menunjukkan permintaan yang menurun, sejalan dengan aksi jual oleh investor asing.

Di sisi global, Indeks Dolar (DXY) melemah ke level 97,35, sementara yield US Treasury (UST) Note 10 tahun naik ke level 4,104%. Pergerakan ini menunjukkan bahwa mata uang dolar AS sedang tertekan, namun imbal hasilnya tetap naik, yang bisa memengaruhi sentimen investasi secara global.

Sebagai informasi, DXY adalah indeks yang mengukur pergerakan nilai dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia: Euro, Yen Jepang, Pound Inggris, Dolar Kanada, Krona Swedia, dan Franc Swiss. (Sumber:Saura.com)

Berita Terkait

Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta
Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang
21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial
Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX
Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO
Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten
Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur
Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 16:39 WIB

Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta

Senin, 20 April 2026 - 15:44 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Senin, 20 April 2026 - 06:31 WIB

Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO

Minggu, 19 April 2026 - 20:57 WIB

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 April 2026 - 18:40 WIB

Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.

Minggu, 19 April 2026 - 18:23 WIB

Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR

Berita Terbaru