Kasus Korupsi Chromebook: Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim sebagai Tersangka

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Kejaksaan Agung resmi menetapkan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek.

Penetapan ini diumumkan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, setelah melalui proses ekspos yang dilakukan oleh tim penyidik berdasarkan hasil pemeriksaan saksi serta alat bukti yang tersedia.

Keputusan tersebut muncul usai Nadiem beberapa kali menjalani pemeriksaan terkait kasus yang sedang ditangani.

Dengan status baru ini, Nadiem menjadi tersangka kelima setelah sebelumnya ada empat orang yang telah ditetapkan, yaitu Mulyatsyah selaku mantan Direktur SMP, Sri Wahyuningsih sebagai mantan Direktur SD, Ibrahim Arief yang merupakan konsultan teknologi, serta Jurist Tan, mantan staf khusus mendikbudristek.

Baca Juga :  SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Kasus dugaan korupsi ini berawal dari program pengadaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi untuk jenjang PAUD hingga SMA pada periode 2020–2022 yang ditujukan bagi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Program tersebut melibatkan pengadaan 1,2 juta unit laptop Chromebook dengan total anggaran mencapai Rp9,3 triliun yang bersumber dari APBN serta dana alokasi khusus.

Baca Juga :  Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Namun, Kejaksaan Agung menilai tujuan dari pengadaan tersebut tidak tercapai karena perangkat Chromebook dinilai tidak sesuai kebutuhan di wilayah 3T, mengingat sistem operasi Chrome OS memiliki banyak keterbatasan dan sangat bergantung pada koneksi internet.

Sementara itu, akses internet di banyak daerah di Indonesia masih terbatas, sehingga program ini justru dinilai merugikan keuangan negara.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru