Presiden Prabowo Umumkan Pencabutan Tunjangan Anggota DPR dan Moratorium Kunjungan Luar Negeri

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto didampingi delapan ketua umum partai politik di parlemen hingga ketua DPR RI dan Ketua MPR menyampaikan pernyataan bersama terkait situasi demonstrasi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8/2025) [Suara.com/ANTARA]

Presiden RI Prabowo Subianto didampingi delapan ketua umum partai politik di parlemen hingga ketua DPR RI dan Ketua MPR menyampaikan pernyataan bersama terkait situasi demonstrasi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8/2025) [Suara.com/ANTARA]

1TULAH.COM-Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pernyataan pers di Istana Merdeka, Jakarta, menanggapi keresahan publik yang semakin meluas. Dalam kesempatan tersebut, ia mengumumkan bahwa pimpinan DPR RI telah berencana mencabut sejumlah kebijakan kontroversial.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai respons atas aspirasi masyarakat yang berkembang dalam beberapa hari terakhir. Ia menekankan pentingnya para wakil rakyat untuk selalu peka dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Dua Kebijakan Penting yang Akan Dicabut

Dalam konferensi pers, Prabowo menyebutkan dua kebijakan utama yang akan dicabut oleh pimpinan DPR:

  1. Penghentian tunjangan tambahan bagi anggota DPR. Besaran tunjangan ini telah menjadi sorotan dan kritik tajam dari masyarakat. Pencabutan ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap para wakil rakyat.
  2. Moratorium kunjungan kerja ke luar negeri. Kebijakan ini dinilai sebagai pemborosan anggaran negara dan sering kali tidak memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Penghentian sementara kunjungan ini menunjukkan komitmen DPR untuk lebih efisien dalam penggunaan dana publik.
Baca Juga :  Respons Aksi "Reformasi Militer", DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri

“Para pimpinan DPR menyampaikan akan melakukan pencabutan beberapa kebijakan DPR RI, termasuk besaran tunjangan anggota DPR dan juga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri,” kata Presiden Prabowo.

Partai Politik Ambil Langkah Tegas

Selain pencabutan kebijakan, Prabowo juga mengungkapkan bahwa ketua umum partai politik telah mengambil sikap tegas terhadap anggotanya di DPR yang dianggap keliru dalam menyampaikan pernyataan kepada publik.

Langkah tegas tersebut adalah mencabut keanggotaan mereka dari DPR RI. Keputusan ini menunjukkan bahwa partai politik serius dalam menertibkan kadernya dan memastikan setiap anggota dewan selalu menjunjung tinggi integritas dan aspirasi rakyat.

“Langkah tegas tadi yang dilakukan ketua umum partai politik adalah mereka masing-masing dicabut dari keanggotaannya di DPR RI,” ujar Prabowo.

Prabowo juga menegaskan kembali pesan yang disampaikan oleh pimpinan DPR dan ketua umum partai politik kepada seluruh anggota dewan. “Para pimpinan DPR juga telah berbicara dan para ketua umum partai juga sudah menyampaikan melalui ketua fraksi masing-masing bahwa para anggota DPR harus selalu peka dan selalu berpihak kepada kepentingan rakyat,” katanya.

Baca Juga :  Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Rapat Penting di Istana Negara

Sebelum pernyataan pers ini, Presiden Prabowo mengumpulkan sejumlah ketua umum partai politik dan anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta. Mereka yang hadir mendampingi Prabowo saat konferensi pers antara lain:

  • Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)
  • Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Muhammad Kholid
  • Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia
  • Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar
  • Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan
  • Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh

Pertemuan ini menggarisbawahi keseriusan pemerintah dan partai politik dalam menanggapi situasi yang sedang terjadi. Keputusan untuk mencabut kebijakan dan menindak tegas anggota yang bermasalah diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mengembalikan kepercayaan publik dan menciptakan stabilitas di tengah gejolak yang ada. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 
Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta
Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang
21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial
Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX
Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO
Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten
Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:48 WIB

Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 

Senin, 20 April 2026 - 16:39 WIB

Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta

Senin, 20 April 2026 - 15:44 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

Senin, 20 April 2026 - 11:18 WIB

21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Senin, 20 April 2026 - 06:31 WIB

Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO

Minggu, 19 April 2026 - 20:57 WIB

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Aula A Kantor Bupati Mura, Senin (20/4/2026).

Berita

Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 

Senin, 20 Apr 2026 - 20:48 WIB