Kerja Nyata Semakin Dirasakan, Masyarakat Raimanuk Apresiasi Kinerja Bupati Wili Lai dan Wakil Vicente.

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Prosesi ritual adat di sumber mata air Raimanus di Desa Mandeu Kabupaten Belu, Kamis (29/8/2025). Alponso/1tulah.com

Foto Prosesi ritual adat di sumber mata air Raimanus di Desa Mandeu Kabupaten Belu, Kamis (29/8/2025). Alponso/1tulah.com

1TULAH.COM, Atambua -Masyarakat Desa Mandeu Kecamatan Raimanuk Kabupaten Belu mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah Belu dalam mengatasi kesulitan air bersih, melalui pembangunan perpipaan.

Kamis 29/8/2025 di mandeu Disaksikan Media ini mayarakat melaksanakan Ritual adat Di sumber Mata Air Meminta Restu Kepada Leluhur Sesuai Kebiasaan Masyarakat adat Setempat, Dalam Rangka pembangunan perpipaan di desa.

Dalam Kesempatan Tersebut, Masyarakat Yang Diwawancarai Media ini, Kamis 29 Agustus 2025 di Desa Mandeu Raimanuk, menyambut gembira pembangunan jaringan air bersih yang akan segera dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Belu. Warga mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi mereka terhadap program yang dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan air bersih, di wilayah mereka yang sebelumnya kesulitan mengakses sumber air bersih.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemkab Belu, di bawah kepemimpinan Bupati Wili Lay dan Wakil Bupati Vicente Ornay.

Baca Juga :  Kasus Ijazah Jokowi: Dokter Tifa Mengaku Optimis Eksepsinya Diterima Majelis Hakim

“Dulu, kami harus berjalan jauh untuk mendapatkan air, kadang harus membeli. Sekarang, air bersih sementara mau dikerjakan dan akan mengalir sampai ke rumah-rumah warga,” ujar Emanuel Nahak Ketua Adat di Desa setempat, saat ditemui di Sela sela Kegiatan Ritual Adat di Raimanus.Kamis 29 Agustus 2025.

Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Belu untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengatasi masalah kekeringan serta kurangnya akses air bersih, yang selama ini menjadi tantangan di beberapa daerah. Pembangunan jaringan baru ini meliputi instalasi pipa distribusi dan sambungan ke rumah-rumah warga, serta rehabilitasi sumber air yang ada.

“Dampaknya sangat besar bagi kami, terutama bagi para ibu dan anak-anak. Air bersih ini tidak hanya untuk minum dan memasak, tapi juga untuk kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujar salah warga setempat.

Baca Juga :  Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Frido salah seorang tokoh pemuda di wilayah setempat sangat mengapresiasi kinerja pemerintah yang sudah fokus pada keluhan masyarakat khususnya air bersih, yang sudah sejak 80 tahun Indonesia merdeka, khususnya di wilayah Desa mandeu Raimanus, Kabupaten Belu, Propinsi NTT, baru merasakan air bersih yang sementara di mulai di kerjakan. Semoga keluhan umum kepada masyarakat ini terus diperhatikan untuk kesejahteraan bersama menuju Indonesia maju.

Frido berharap program serupa terus berlanjut dan merata ke seluruh desa di Kabupaten Belu serta program pemeliharaan berkelanjutan untuk memastikan kualitas air bersih tetap terjaga dengan baik.

Frido menyebut, meskipun Masih ada berbagai hal yang perlu dibenahi, kehadiran air bersih menjadi langkah awal yang patut disyukuri. “Terimakasih Sekali lagi untuk Bupati Wili Lay dan Wakil Bupati Vicente,” tutupnya.

Penulis : Alfonso

Editor : Dadang Hardiwan

Berita Terkait

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara
Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal
Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!
Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 10:45 WIB

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara

Senin, 20 Juli 2026 - 10:33 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal

Senin, 20 Juli 2026 - 07:02 WIB

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:29 WIB

DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:42 WIB

Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:48 WIB

Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Berita Terbaru