Video AI ‘Pahlawan Masa Kini’ Polri Disentil Community Notes X: Citra Heroik Kontras dengan Realita

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Video Divisi Humas Polri dapat catatan komunitas X. Tak hanya itu, Grok atau AI milik Elon Musk juga memberikan kritik terhadap video tersebut. [Suara.com/X]

Video Divisi Humas Polri dapat catatan komunitas X. Tak hanya itu, Grok atau AI milik Elon Musk juga memberikan kritik terhadap video tersebut. [Suara.com/X]

1TULAH.COM-Divisi Humas Polri merilis video promosi berbasis Artificial Intelligence (AI) bertajuk ‘Pahlawan Masa Kini’ di platform X (sebelumnya Twitter) pada Minggu, 22 Juni 2025. Video yang dibuat untuk menyambut HUT ke-79 Bhayangkara pada 1 Juli ini bertujuan menampilkan citra heroik polisi sebagai pelindung masyarakat.

Namun, alih-alih menuai pujian, kampanye digital ini justru menuai badai kritik dan bahkan mendapat peringatan ‘Community Notes’ dari X.

Video ‘Pahlawan Masa Kini’ mencoba membangun narasi bahwa polisi adalah sosok tanpa jubah yang melindungi masyarakat dari kejahatan dan marabahaya, bahkan menjadi penjaga kebenaran di dunia maya dari ancaman hoaks. Digambarkan pula anggota Polri sebagai figur yang memberikan ketenangan dan harapan, ditutup dengan penampilan polisi layaknya superhero.

Banjir Cibiran dan Sentilan ‘Community Notes’ X

Ironisnya, narasi heroik yang dibangun dengan teknologi AI ini runtuh seketika di kolom komentar. Warganet, terutama dari kalangan milenial dan Gen Z, melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. Komentar seperti “Kenapa pake AI min? Emang gak ada footage lagi mengayomi masyarakat beneran?” dari akun @PHN3*** hingga sindiran “Udah editannya jelek, kinerjanya juga jelek” dari akun @Mick***, secara langsung menghubungkan kualitas video dengan kinerja institusi di dunia nyata.

Baca Juga :  Jurang Harga DMO vs Global Lebar, Ini Alasan Pengusaha Malah Pilih Ekspor Batu Bara

Puncaknya, salah satu unggahan Divisi Humas Polri di X mendapatkan peringatan dari fitur Community Notes. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menambahkan konteks atau koreksi pada unggahan yang dianggap bisa menyesatkan. Sebuah catatan komunitas muncul, secara gamblang mengingatkan publik akan sisi kelam institusi:

Pada twit ini polisi mengklaim sebagai pelindung masyarakat, namun terdapat banyak kasus pembunuhan dilakukan oleh anggota kepolisian,” demikian catatan komunitas yang disematkan langsung di bawah unggahan resmi. Ini menunjukkan bahwa opini personal di kolom komentar bisa mendapatkan bobot lebih ketika diverifikasi secara kolaboratif oleh komunitas X.

Penilaian AI Grok: Soroti Kesenjangan Etika dan Realita

Tidak hanya Community Notes, Grok, AI milik X, juga ikut memberikan penilaian terhadap video promosi Polri tersebut. Grok, layaknya catatan komunitas, turut memperingatkan keterlibatan anggota Polri dalam sejumlah kasus pembunuhan. Berikut adalah tiga penilaian Grok terhadap unggahan Divisi Humas Polri:

  1. Teknis Seni: Grok mengakui visual dramatis dengan efek AI seperti sayap bercahaya yang menarik perhatian. Namun, penelitian menunjukkan iklan AI sering dianggap kurang autentik dan mudah dilupakan, berisiko mengurangi dampak.
  2. Etik: Grok menilai iklan yang menggambarkan polisi sebagai pahlawan bertentangan dengan laporan korupsi dan kekerasan polisi. Hal ini berpotensi menyesatkan dan melanggar pedoman etik AI Indonesia yang menekankan kejujuran dan prevensi bahaya.
  3. Kenyataan Lapangan: Meskipun iklan menonjolkan peran pelindung dan didukung beberapa aksi komunitas polisi di X, Grok menyoroti realitas korupsi dan ketidakpercayaan publik menciptakan kesenjangan, memicu skeptisisme terhadap narasi heroik.
Baca Juga :  Wujudkan Kalteng Bersinar, Fraksi NasDem DPRD Kalteng Suarakan Gerakan Anti Narkoba Nasional

Citra vs. Realitas: Tantangan Humas Polri di Era Digital

Insiden ini menjadi pembelajaran penting bagi Divisi Humas Polri. Di era digital dan media sosial yang semakin transparan, masyarakat semakin kritis dan mendambakan otentisitas. Penggunaan teknologi AI dalam kampanye promosi, meskipun bertujuan futuristik, tidak dapat menutupi kesenjangan antara citra yang ingin dibangun dengan realitas di lapangan.

Sentilan dari Community Notes X dan penilaian AI Grok menjadi cerminan bahwa kinerja institusi di dunia nyata akan selalu menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik.

Bagaimana menurut Anda, apakah citra Polri dapat diperbaiki hanya dengan kampanye digital, ataukah perubahan nyata di lapangan adalah kunci utamanya? (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

PORCAM 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Murung Raya
Harapan Politisi Golkar Kalteng di Hari Bhayangkara ke-80: Polri Makin Dicintai Rakyat!
Sisi Gelap Piala Dunia 2026: Mesin Uang FIFA dan Pemicu Ledakan Judi Online
Dukung Program MBG, Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG
Polda Metro Jaya Catat 2.216 Kasus Kejahatan 3C Hingga Juni 2026
Bupati Murung Raya Tekankan Sinergi Polri, TNI, dan Pemda
Piala Dunia 2026: Maroko Depak Belanda, Jalanan Amsterdam dan Utrecht Diwarnai Kerusuhan
Eropa Membara! Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan 1.300 Orang, Suhu Jerman Pecah Rekor 41,7°C
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:48 WIB

PORCAM 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Murung Raya

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:23 WIB

Harapan Politisi Golkar Kalteng di Hari Bhayangkara ke-80: Polri Makin Dicintai Rakyat!

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:12 WIB

Sisi Gelap Piala Dunia 2026: Mesin Uang FIFA dan Pemicu Ledakan Judi Online

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:28 WIB

Dukung Program MBG, Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:26 WIB

Polda Metro Jaya Catat 2.216 Kasus Kejahatan 3C Hingga Juni 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:23 WIB

Bupati Murung Raya Tekankan Sinergi Polri, TNI, dan Pemda

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:46 WIB

Piala Dunia 2026: Maroko Depak Belanda, Jalanan Amsterdam dan Utrecht Diwarnai Kerusuhan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:38 WIB

Eropa Membara! Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan 1.300 Orang, Suhu Jerman Pecah Rekor 41,7°C

Berita Terbaru

Turnamen Kejuaraan Bola Voli Piala Bergilir DKOP  Murung Raya dalam rangka Pekan Olahraga Kecamatan (PORCAM) Tahun 2026 di Kecamatan Laung Tuhup, Rabu (1/7/2026).

Berita

PORCAM 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Murung Raya

Kamis, 2 Jul 2026 - 10:48 WIB