Komisi II DPRD Kalteng Desak Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Tambang: Infrastruktur Jangan Jadi Beban Pemerintah!

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kalteng Noor Fazariah Kamayanti. Foto:Istimewa

Anggota Komisi II DPRD Kalteng Noor Fazariah Kamayanti. Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Noor Fazariah Kamayanti, menyampaikan sorotan tajam terhadap pengelolaan sumber daya alam, khususnya sektor pertambangan, di berbagai kabupaten di Bumi Tambun Bungai.

Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini menekankan urgensi tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan tambang terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasional mereka.

Fraksi Partai Golkar DPRD Kalteng menunjukkan perhatian serius terhadap dampak masif dari eksploitasi sumber daya alam, terutama dari sektor pertambangan yang dinilai memiliki pengaruh besar terhadap lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat.

“Kami menilai, perusahaan tidak boleh hanya mengejar keuntungan ekonomi semata,” tegas Noor Fazariah pada Selasa (13/5/2025), menyuarakan keprihatinannya terhadap praktik beberapa perusahaan yang terkesan abai terhadap dampak yang ditimbulkan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa aktivitas pertambangan memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Tengah wajib menunjukkan komitmen nyata terhadap prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  Chicken Road: Quick Wins on the Road to Riches

Salah satu wujud komitmen yang mendesak untuk direalisasikan adalah kontribusi aktif perusahaan dalam pemeliharaan infrastruktur publik di wilayah operasional mereka. Kerusakan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya seringkali terjadi akibat lalu lintas kendaraan berat dan aktivitas pertambangan, dan hal ini seharusnya menjadi perhatian utama perusahaan.

“Kami mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk mewajibkan perusahaan tambang ikut andil dalam menjaga dan memperbaiki infrastruktur di sekitarnya. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan yang adil dan berkelanjutan,” tandas Noor Fazariah dengan nada serius.

Menurut Noor Fazariah, perbaikan jalan, jembatan, dan fasilitas umum yang rusak akibat aktivitas pertambangan tidak seharusnya menjadi beban sepenuhnya pemerintah daerah. Keterlibatan langsung perusahaan sangat krusial agar pembangunan dapat berjalan merata dan keberadaan tambang memberikan manfaat yang seimbang bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Boho Casino – Quick‑Hit Slots & Instant Wins for the Fast‑Paced Player

Fraksi Golkar DPRD Kalteng berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan-kebijakan terkait pengelolaan tambang agar lebih berpihak pada kepentingan daerah dan masyarakat luas. Mereka berjanji akan terus memantau dan mendorong implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan dari setiap perusahaan tambang yang beroperasi di Kalimantan Tengah.

Harapan besar disematkan pada pengelolaan sumber daya alam yang dilakukan secara berkelanjutan dan mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah secara keseluruhan.

Keterlibatan aktif perusahaan tambang dalam menjaga lingkungan dan berkontribusi pada pembangunan infrastruktur menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut. (Ingkit)

Berita Terkait

Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE
Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning
76% Dosen Digaji di Bawah UMR, UU Guru dan Dosen Digugat!
KPK Usut Penukaran Uang Asing Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq
Terungkap! Fakta-fakta Mengerikan di Balik Ponpes Pati, Doktrin Kiai Cabul Halalkan Istri Orang
Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid
Bukan Oplosan, Ternyata Begini Cara “Halus” Mafia BBM Subsidi di Kalbar Beraksi
Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:28 WIB

Indonesia Walk For Peace 2026: Perjalanan Spiritual 50 Biksu dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak 2570 BE

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:49 WIB

Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:37 WIB

76% Dosen Digaji di Bawah UMR, UU Guru dan Dosen Digugat!

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:31 WIB

KPK Usut Penukaran Uang Asing Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:55 WIB

Terungkap! Fakta-fakta Mengerikan di Balik Ponpes Pati, Doktrin Kiai Cabul Halalkan Istri Orang

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:20 WIB

Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:09 WIB

Bukan Oplosan, Ternyata Begini Cara “Halus” Mafia BBM Subsidi di Kalbar Beraksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:26 WIB

Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?

Berita Terbaru