Jangan Tunda Sehat! Pondasi Kuat Generasi Masa Depan Dimulai Sejak Dini

- Jurnalis

Minggu, 27 April 2025 - 01:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pola Makan Bergizi Seimbang. (Freepik)

Ilustrasi Pola Makan Bergizi Seimbang. (Freepik)

1TULAH.COM-Gaya hidup sehat bukanlah sesuatu yang bisa ditunda hingga usia dewasa. Justru, membangun kebiasaan sehat sejak dini menjadi pondasi penting untuk menciptakan generasi masa depan yang kuat, aktif, dan produktif.

Pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik yang teratur, dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh harus diajarkan sedari muda agar menjadi bagian alami dari keseharian anak-anak dan remaja.

Ketika diterapkan lebih awal, kebiasaan ini tidak hanya mencegah berbagai penyakit tidak menular, tetapi juga mendukung tumbuh kembang optimal, prestasi akademik, serta kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.

Salah satu langkah nyata dalam mendukung adopsi gaya hidup sehat di kalangan remaja Indonesia adalah melalui kampanye “Si Paling Megang” yang digelar di Samarinda pada 26 April 2025. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Samarinda dengan dukungan Kementerian Kesehatan RI dan World Food Programme (WFP) ini berhasil menjangkau lebih dari 150 remaja.

Kegiatan ini dikemas dengan berbagai aktivitas seru seperti jalan sehat, talk show bersama dokter spesialis anak dr. Joko Purnomo Heroanto Sp.A, serta Zaynna (peminat olahraga dan Duta Pariwisata Kaltim 2021), yang berbagi pengalaman seputar pentingnya menjaga keseimbangan antara gerak aktif dan konsumsi makanan bergizi.

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

“Roadshow Si Paling Megang sejalan dengan upaya kami dalam mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat, khususnya generasi muda. Saat ini penyakit tidak menular seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke di Kalimantan Timur menempati peringkat ketiga tertinggi di Indonesia. Kami melihat peranan penting acara seperti ini untuk menginspirasi remaja di Kalimantan Timur, terutama Samarinda untuk mengadopsi gaya hidup sehat sejak dini, dimulai dengan menerapkan pola makan dengan gizi seimbang” ujar dr. H. Ismid Kusasih, Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda.

Roadshow ini merupakan bagian dari kampanye Si Paling Megang (Menyala dengan Gerak dan Gizi Seimbang), sebuah inisiatif nasional untuk mengkampanyekan gaya hidup sehat serta gizi seimbang melalui konten media sosial, lokakarya daring, dan aktivitas interaktif secara luring untuk mendukung remaja dan anak muda serta sejalan dengan Gerakan Nasional Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Kampanye ini mengedepankan pengetahuan praktis yang disesuaikan dengan pola aktivitas maupun preferensi konsumsi generasi muda Indonesia untuk mengoptimalkan pola makan bergizi seimbang dan beraktivitas fisik secara konsisten dalam kesehariannya, mulai dari replikasi resep yang sedang trending dengan bahan dan proses pengolahan yang lebih sehat hingga inspirasi aktivitas fisik yang dapat dilakukan tanpa bersusah payah harus ke gym.

Pengetahuan praktis tersebut akan tersedia baik di akun media sosial resmi Si Paling Megang dan akun media sosial dokter, ahli gizi, dan pelatih kebugaran yang terafiliasi dengan kampanye ini.

Baca Juga :  Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten

“Roadshow ‘Si Paling Megang’ hari ini menegaskan kembali komitmen kami yang berkelanjutan dalam mendukung perubahan perilaku di kalangan remaja dan anak muda, yang memiliki peran penting dalam membentuk masa depan bangsa ini,” ujar Jennifer Rosenzweig, Country Director World Food Programme Indonesia.

Senada dengan itu, dr. Elvieda Sariwati, M.Epid, Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kemenkes RI, menyebutkan bahwa meningkatnya kasus obesitas, diabetes, dan hipertensi pada remaja menjadi alarm penting.

Oleh karena itu, inovasi pendekatan berbasis komunitas dan digital sangat diperlukan untuk mendorong perubahan perilaku dengan cara yang relevan dan dekat dengan dunia anak muda masa kini.

Melalui kegiatan seperti roadshow ini, anak-anak muda tidak hanya menjadi sasaran edukasi, tetapi juga dijadikan agen perubahan.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya gerak aktif dan gizi seimbang, mereka diharapkan dapat menularkan semangat ini ke lingkungan sekitar mereka, menciptakan efek domino menuju masyarakat yang lebih sehat. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas
Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok
Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan
Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti
9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:02 WIB

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten

Berita Terbaru