Gempar! Kecurangan di Drawing Liga 4 Indonesia Terungkap, Erick Thohir Minta Diulang!

- Jurnalis

Sabtu, 12 April 2025 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah video viral memperlihatkan indikasi kuat adanya kecurangan dalam proses drawing (undian) Liga 4 Indonesia. Foto:Tangkapan Layar

Sebuah video viral memperlihatkan indikasi kuat adanya kecurangan dalam proses drawing (undian) Liga 4 Indonesia. Foto:Tangkapan Layar

1TULAH.COM-Jagat sepak bola Indonesia kembali dikejutkan dengan sebuah insiden yang mencoreng integritas kompetisi. Sebuah video viral memperlihatkan indikasi kuat adanya kecurangan dalam proses drawing (undian) Liga 4 Indonesia.

Kecurigaan ini muncul akibat tindakan tidak lazim dari sosok yang bertugas melakukan undian, yang membuka kertas undian di bawah meja, jauh dari jangkauan pandangan kamera.

Proses drawing Liga 4 Indonesia ini diselenggarakan oleh Departemen Kompetisi PSSI dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi PSSI TV pada Kamis (10/4/2025) lalu. Namun, momen kontroversial terjadi saat pengundian untuk Grup N.

Awalnya, undian berjalan normal dengan Persewangi Banyuwangi menjadi tim pertama yang menempati grup tersebut. Namun, saat melakukan undian untuk tim kedua yang akan bergabung dengan Persewangi, sosok yang melakukan drawing terlihat membuka kertas undian di bawah permukaan meja, sehingga aksinya tidak dapat dilihat secara jelas oleh para penonton yang menyaksikan siaran langsung tersebut.

Tindakan inilah yang seketika memicu kecurigaan besar dari para pecinta sepak bola Tanah Air. Banyak yang menilai bahwa ada potensi “settingan” atau pengaturan hasil undian, khususnya untuk Grup N yang akhirnya dihuni oleh Persewangi Banyuwangi, Papua Tengah 1, Persema Malang, dan Persipu FC.

Viral di Media Sosial, Warganet Geram dan Curiga “Settingan”

Cuplikan video saat terjadinya drawing kontroversial untuk Grup N dengan cepat menyebar luas dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Berbagai komentar negatif выразили kekecewaan dan ketidakpercayaan terhadap proses drawing tersebut.

Baca Juga :  Monster Yamaha Team Rekrut Jorge Martin dan Ai Ogura di MotoGP 2027

“Gimana orang gak curiga kalo caranya kek gini,” tulis akun Instagram @h****z dengan nada heran.

“Pengundian ucl kalah ini mah,” timpal akun @r****r, menyindir profesionalitas acara tersebut.

Bahkan, ada warganet yang secara spesifik menyoroti gerak-gerik tangan sosok yang melakukan drawing. “Tangan kanan nya keliatan bngt nuker kertas,” tuding akun @f****p, menimbulkan spekulasi adanya manipulasi kertas undian.

Erick Thohir Murka: Drawing Liga 4 Tidak Profesional dan Tidak Transparan!

Menanggapi viralnya video dan derasnya kritikan dari publik, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akhirnya buka suara. Ia menyatakan keprihatinannya atas insiden yang mencoreng citra sepak bola Indonesia tersebut.

Dengan nada tegas, Erick Thohir menyebut bahwa pelaksanaan drawing Liga 4 Indonesia yang telah dilakukan dan ditayangkan tersebut tidak profesional dan tidak transparan.

“Kami menyesalkan pelaksanaan drawing Liga 4 yang berlangsung secara tidak profesional dan tidak transparan. Jangan pernah main-main dengan kompetisi Liga!,” ujar Erick Thohir, dikutip dari laman resmi PSSI.

PSSI Perintahkan Drawing Liga 4 Diulang Demi Fair Play!

Sebagai respons cepat dan bentuk komitmen terhadap integritas kompetisi, Erick Thohir memutuskan untuk mengulang proses drawing Liga 4 Indonesia yang telah menentukan fase grup pada Kamis (10/4) kemarin.

“Demi menjunjung Fair Play dan integritas kompetisi, kami mendesak agar dilakukan drawing ulang dengan prosedur yang jelas, adil, dan melibatkan semua pihak terkait,” tegasnya.

Baca Juga :  Sempat Hilang Beberapa Hari, Aiptu Sumaryanto Ditemukan Gugur di Sungai Rantau Asem Katingan

PSSI Evaluasi Penyelenggara, Komitmen Jaga Integritas Kompetisi

Tindakan cepat PSSI ini menunjukkan keseriusan federasi sepak bola nasional dalam menanggapi isu kecurangan. PSSI menyayangkan proses drawing Liga 4 yang dinilai telah mencederai nilai-nilai sportivitas dan keadilan, yang seharusnya menjadi landasan utama dalam setiap kompetisi sepak bola, baik di level profesional maupun amatir.

PSSI menyampaikan penyesalan mendalam atas penyelenggaraan drawing yang dinilai jauh dari standar yang seharusnya dijaga dalam kompetisi resmi. Erick Thohir menekankan bahwa setiap tahapan dalam kompetisi harus dijalankan secara adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai langkah lebih lanjut, seluruh penyelenggara yang terlibat dalam proses drawing kontroversial tersebut akan menjadi objek evaluasi mendalam. Langkah ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran dan memastikan agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Insiden ini diharapkan menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kompetisi sepak bola di Indonesia, tidak hanya dari aspek teknis pertandingan, tetapi juga dalam hal manajemen dan tata kelola penyelenggaraan. PSSI bertekad untuk memastikan bahwa seluruh kompetisi, dari berbagai tingkatan, berjalan dalam koridor profesionalisme, integritas, dan transparansi.

Melalui peristiwa ini, PSSI mengajak seluruh elemen sepak bola Indonesia untuk berbenah diri, demi menciptakan ekosistem olahraga yang sehat, kompetitif, dan memiliki standar yang tinggi. Ketegasan Erick Thohir dalam menyikapi isu ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap integritas kompetisi sepak bola Tanah Air. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Era Baru Dimulai, Real Madrid Resmi Rekrut Denzel Dumfries dari Inter Milan
Tampil Gemilang di Piala Dunia 2026, Mikel Oyarzabal Diminati Barcelona
Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Kontribusi dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026
Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dan Ekstasi di Bakauheni
Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
Sempat Hilang Beberapa Hari, Aiptu Sumaryanto Ditemukan Gugur di Sungai Rantau Asem Katingan
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:51 WIB

Era Baru Dimulai, Real Madrid Resmi Rekrut Denzel Dumfries dari Inter Milan

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:59 WIB

Tampil Gemilang di Piala Dunia 2026, Mikel Oyarzabal Diminati Barcelona

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:40 WIB

Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Kontribusi dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:36 WIB

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dan Ekstasi di Bakauheni

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WIB

Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?

Berita Terbaru