Waspada Kejahatan Keuangan Digital, BSI Gencarkan Edukasi di Momen Libur Lebaran

- Jurnalis

Rabu, 2 April 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi transaksi online (pixabay)

Ilustrasi transaksi online (pixabay)

1TULAH.COM-PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat peningkatan signifikan dalam kejahatan keuangan digital, terutama selama periode peak season transaksi keuangan saat libur panjang Hari Raya Idulfitri.

Menyikapi hal ini, BSI terus menggencarkan literasi dan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai platform daring.

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menyatakan bahwa perkembangan teknologi dan transformasi digital yang pesat turut meningkatkan risiko kejahatan finansial dan cyber crime. “Libur Lebaran merupakan momen ketika tren transaksi keuangan tumbuh lebih tinggi dan menimbulkan potensi terjadinya tindak kejahatan keuangan juga ikut naik,” ujarnya.

Edukasi dan Literasi Keamanan Digital dari BSI

Baca Juga :  Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!

BSI telah meluncurkan berbagai program edukasi dan literasi untuk meningkatkan kesadaran nasabah terhadap potensi ancaman kejahatan keuangan di era digital. Program ini mencakup:

  • Penyuluhan melalui berbagai saluran komunikasi: Aplikasi mobile banking, media sosial, dan situs web resmi bank.
  • Informasi mengenai cara-cara aman bertransaksi: Pengenalan tanda-tanda penipuan, serta tips menjaga kerahasiaan data pribadi.

Modus Kejahatan yang Perlu Diwaspadai

BSI mengingatkan nasabah untuk waspada terhadap berbagai modus kejahatan, seperti:

  • Perubahan kenaikan tarif yang mencurigakan.
  • Aplikasi palsu cash management system yang mengatasnamakan BSI.

Tips Aman Bertransaksi dari BSI

Baca Juga :  21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial

Untuk melindungi diri dari kejahatan keuangan digital, BSI menekankan pentingnya:

  • Menjaga kerahasiaan PIN, password, dan OTP (One-Time Password).
  • Memastikan tidak ada pihak tidak berwenang yang mengakses akun nasabah.
  • Selalu mengecek kebenaran informasi melalui BSI Call, situs web resmi, dan media sosial resmi BSI (@banksyariahindonesia).

Di era digital yang serba cepat, kewaspadaan terhadap kejahatan keuangan digital menjadi sangat penting. BSI berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan literasi kepada nasabah agar dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman, terutama di momen-momen peak season seperti libur Lebaran. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Detik-Detik Secret Service Barikade Trump dan Melania: Suasana Pesta Berubah Jadi Horor!
Sah! El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah, Ijab Kabul Berlangsung Khidmat dalam Satu Tarikan Napas
Menkeu Purbaya Bantah Isu Uang Negara Sisa Rp120 Triliun
KPK Segera Panggil Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026
DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!
Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi
Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 13:58 WIB

Detik-Detik Secret Service Barikade Trump dan Melania: Suasana Pesta Berubah Jadi Horor!

Minggu, 26 April 2026 - 13:52 WIB

Sah! El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah, Ijab Kabul Berlangsung Khidmat dalam Satu Tarikan Napas

Sabtu, 25 April 2026 - 21:21 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Isu Uang Negara Sisa Rp120 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 - 21:17 WIB

KPK Segera Panggil Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Sabtu, 25 April 2026 - 14:30 WIB

Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 10:59 WIB

DPRD Kalteng Soroti Penghentian Sementara Dapur Program SPPG: Standar BGN Harga Mati!

Sabtu, 25 April 2026 - 05:24 WIB

Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi

Sabtu, 25 April 2026 - 05:14 WIB

Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?

Berita Terbaru

Nasional

Menkeu Purbaya Bantah Isu Uang Negara Sisa Rp120 Triliun

Sabtu, 25 Apr 2026 - 21:21 WIB