Kim Jong Un Awasi Uji Coba Drone Bunuh Diri Berbasis AI, Ancaman Baru Bagi Dunia?

- Jurnalis

Jumat, 28 Maret 2025 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Kim Jong Un Awasi Langsung Uji Coba Drone Bunuh Diri Baru Berbasis AI. [asiaone.com]

Penampakan Kim Jong Un Awasi Langsung Uji Coba Drone Bunuh Diri Baru Berbasis AI. [asiaone.com]

1TULAH.COM-Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, kembali membuat dunia internasional waspada. Pada Kamis (27/03/2025), ia dilaporkan mengawasi langsung uji coba drone atau pesawat tanpa awak bunuh diri yang dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). Uji coba ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam program senjata modern Korea Utara.

Dalam pengawasannya, Kim Jong Un menegaskan bahwa pengembangan drone dan teknologi AI harus menjadi prioritas utama dalam memodernisasi angkatan bersenjata Korea Utara. Drone baru ini diklaim memiliki kemampuan untuk mendeteksi berbagai target taktis dan aktivitas musuh, baik di darat maupun di laut.

Kemampuan dan Kehebatan Drone Bunuh Diri Korut

  • Teknologi AI:
    • Drone ini dilengkapi dengan AI yang memungkinkan untuk mendeteksi dan mengunci target secara otomatis.
    • AI juga memungkinkan drone untuk menghindari sistem pertahanan udara musuh dengan algoritma penerbangan cerdas.
    • Drone dapat menyesuaikan rute penerbangan secara mandiri berdasarkan kondisi medan dan perubahan target.
  • Kemampuan Pengintaian:
    • Drone pengintai yang ditingkatkan mampu mendeteksi berbagai target taktis dan aktivitas musuh di darat dan laut.
    • Drone ini juga dilengkapi dengan peralatan untuk pengintaian, pengumpulan intelijen, dan pengacauan elektronik.
  • Serangan Presisi:
    • Drone bunuh diri ini dirancang untuk melakukan serangan kamikaze, yaitu menabrakkan diri ke target dan meledak.
    • Serangan ini dapat menimbulkan kerusakan besar pada target militer, seperti kendaraan lapis baja, pangkalan militer, atau infrastruktur penting.
Baca Juga :  Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Implikasi dan Kekhawatiran Global

Pengembangan drone bunuh diri berbasis AI oleh Korea Utara menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan komunitas internasional. Teknologi ini berpotensi mengubah lanskap peperangan modern dan meningkatkan ketegangan di kawasan Asia Timur.

  • Ancaman Baru:
    • Drone bunuh diri berbasis AI dapat menjadi senjata yang sangat efektif dan sulit dicegah.
    • Kemampuan AI memungkinkan drone untuk melakukan serangan yang lebih presisi dan mematikan.
  • Ketidakstabilan Regional:
    • Pengembangan senjata ini dapat memicu perlombaan senjata di kawasan Asia Timur.
    • Hal ini dapat meningkatkan risiko konflik militer di kawasan tersebut.
  • Kekhawatiran Global:
    • Teknologi AI didalam persenjataan, selalu menimbulkan kekhawatiran tersendiri, karena berpotensi lepas dari kendali manusia.
    • Potensi penyebaran teknologi ini ke negara-negara lain atau kelompok non-negara juga menjadi perhatian.
Baca Juga :  Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Respons Internasional

Komunitas internasional telah menyerukan kepada Korea Utara untuk menghentikan pengembangan senjata nuklir dan program rudal balistiknya. PBB dan negara-negara lain telah memberlakukan sanksi terhadap Korea Utara sebagai upaya untuk menekan negara tersebut agar kembali ke meja perundingan.

Pengembangan drone bunuh diri berbasis AI oleh Korea Utara merupakan ancaman nyata bagi keamanan global. Penting bagi komunitas internasional untuk bekerja sama dalam mencegah penyebaran teknologi ini dan mendorong Korea Utara untuk menghentikan program senjatanya. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 
Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta
Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang
21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial
Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX
Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO
Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur
Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:48 WIB

Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 

Senin, 20 April 2026 - 15:44 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

Senin, 20 April 2026 - 11:18 WIB

21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Senin, 20 April 2026 - 06:31 WIB

Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 April 2026 - 18:40 WIB

Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.

Minggu, 19 April 2026 - 18:23 WIB

Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Aula A Kantor Bupati Mura, Senin (20/4/2026).

Berita

Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 

Senin, 20 Apr 2026 - 20:48 WIB