Bentrokan di Maluku Tenggara Memakan Korban, Dua Pemuda Meninggal

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bentrokan. (Antara)

Ilustrasi bentrokan. (Antara)

1TULAH.COM – Dua kelompok pemuda di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, terlibat bentrokan yang melibatkan penggunaan senjata angin, panah, dan parang.

Insiden ini mengakibatkan dua warga meninggal dunia, sementara 14 orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk sembilan di antaranya merupakan anggota kepolisian.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Kombes Areis Aminullah, tujuh warga mengalami luka dalam insiden tersebut, dengan dua di antaranya meninggal dunia.

Baca Juga :  Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)

Selain itu, sembilan anggota kepolisian dari Polres Maluku Tenggara turut menjadi korban dalam bentrokan yang terjadi pada Minggu, 16 Maret 2025.

Peristiwa ini berlangsung di Taman Landmark, Kecamatan Kei Kecil, pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.10 WIT.

Bentrokan bermula ketika sekelompok pemuda dari Lorong Perumda berusaha menyerang pemuda dari Lorong Karang Tagepe.

Aparat kepolisian yang berjaga di lokasi segera berupaya membubarkan kelompok pemuda Perumda yang hendak menyerang dengan busur panah.

Baca Juga :  Minyak Mentah Tembus US$100, Siap-siap Harga Pertamax Naik Jadi Rp20 Ribu?

Namun, meski telah diintervensi, kedua kelompok tetap bersikeras untuk saling menyerang. Bahkan, aparat yang berusaha melerai pertikaian turut menjadi sasaran serangan.

Sekitar pukul 02.10 WIT, seorang anggota reskrim yang tengah berupaya meredam situasi justru diserang dengan parang, menyebabkan luka di bagian kepala.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria
KPK Tahan 8 Tersangka Suap HGB ATR/BPN, Diduga Jadi Pengepul Uang dan Penghubung Swasta
Transformasi Digital Media: RMAB dan MNCN Jamin Independensi Redaksi dalam Integrasi
Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga
Ketegasan Hukum Karhutla: Menhut Raja Juli Bekukan Izin 26 Perusahaan dan Proses Puluhan Kasus Pidana
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Para Siswa Saat Jajal LRT Kelapa Gading-Manggarai
Distranaker Mura dan Kejari Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN
Minyak Mentah Tembus US$100, Siap-siap Harga Pertamax Naik Jadi Rp20 Ribu?
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 05:22 WIB

Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria

Rabu, 16 September 2026 - 19:38 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Suap HGB ATR/BPN, Diduga Jadi Pengepul Uang dan Penghubung Swasta

Rabu, 16 September 2026 - 19:31 WIB

Transformasi Digital Media: RMAB dan MNCN Jamin Independensi Redaksi dalam Integrasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:53 WIB

Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga

Rabu, 16 September 2026 - 15:48 WIB

Ketegasan Hukum Karhutla: Menhut Raja Juli Bekukan Izin 26 Perusahaan dan Proses Puluhan Kasus Pidana

Rabu, 16 September 2026 - 13:31 WIB

Distranaker Mura dan Kejari Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Rabu, 16 September 2026 - 09:40 WIB

Minyak Mentah Tembus US$100, Siap-siap Harga Pertamax Naik Jadi Rp20 Ribu?

Rabu, 16 September 2026 - 09:32 WIB

Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia

Berita Terbaru