Jenin Kembali Membara: 10 Orang Tewas Akibat Serangan Israel Pasca-Gencatan Senjata Gaza

- Jurnalis

Jumat, 24 Januari 2025 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumla tentara Israel selama operasi militer di Qabatiya, dekat Jenin, di Tepi Barat (sumber: suara.com)

Sejumla tentara Israel selama operasi militer di Qabatiya, dekat Jenin, di Tepi Barat (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Seorang pejabat Palestina memberi laporan jika ratusan warga di kamp pengungsi Jenin, Tepi Barat yang diduduki, mulai meninggalkan rumah mereka pada Kamis. Langkah itu dilakukan beberapa hari usai serangan besar-besaran Israel melanda wilayah tersebut.

“Ratusan penghuni kamp telah mulai meninggalkan kamp setelah tentara Israel, menggunakan pengeras suara pada pesawat nirawak dan kendaraan militer, memerintahkan mereka untuk mengungsi dari kamp,” ungkap gubernur Jenin Kamal Abu al-Rub seperti dikutip dari Alarabiya.

Ia menjelaskan terkait operasi militer besar-besaran yang berlangsung diwilayah itu. Namun, pihak militer Israel menyebutkan jika hingga sekarang belum mengetahui adanya perintah evakuasi bagi penduduk di Jenin. Salim Saadi, seorang penduduk Jenin yang tinggal di sekitar kamp pengungsi, ungkapkan adanya tentara yang meminta para penghuni untuk meninggalkan kamp antara pukul 9:00 pagi hingga 5:00 sore.

“Ada puluhan penghuni kamp yang sudah mulai pergi,” katanya.

“Tentara ada di depan rumahku. Mereka bisa masuk kapan saja,” lanjutnya.

Operasi militer Israel di Jenin dimulai sejak Selasa dengan tujuan mengusir kelompok militan Palestina dari kamp dan kota itu. Serangan tersebut terjadi beberapa hari usai gencatan senjata mengakhiri konflik di Jalur Gaza. Berdasarkan data dari kementerian kesehatan Palestina di Ramallah, serangan ini mengakibatkan sedikitnya 10 warga Palestina tewas dan 40 lainnya terluka. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan operasi yang diberi nama ‘Operasi Tembok Besi’ tersebut memiliki tujuan untuk memberantas terorisme di Jenin, atau juga akrab dikenal dengan basis utama militan Palestina

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Trump Melarang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih, Ancam Sasar Media Lain!
Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:02 WIB

Trump Melarang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih, Ancam Sasar Media Lain!

Rabu, 16 September 2026 - 09:32 WIB

Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Berita Terbaru