Harga Terlalu Mahal! FC Twente Batal Dapatkan Miliano Jonathans

- Jurnalis

Rabu, 25 Desember 2024 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Miliano Jonathans resmi bergabung FC Utrecht, Selasa (17/12/2024). (Dok. FC Utrecht)

Miliano Jonathans resmi bergabung FC Utrecht, Selasa (17/12/2024). (Dok. FC Utrecht)

1TULAH.COM-Pemain keturunan Indonesia, Miliano Jonathans, resmi bergabung dengan FC Utrecht. FC Twente yang sebelumnya juga tertarik harus mengubur impiannya untuk mendatangkan Jonathans karena masalah finansial.

Miliano Jonathans akhirnya memutuskan untuk berseragam FC Utrecht. Keputusan ini tentu mengecewakan para pendukung FC Twente yang sempat berharap bisa melihat sang pemain berduet dengan Mees Hilgers.

Baca Juga :  Ribuan Warga Antarkan Nadalsyah, Bupati Mura Heriyus Turut Hadir

Direktur teknis FC Twente, Arnold Bruggink, mengungkapkan bahwa pihaknya terpaksa mundur dari perburuan Miliano Jonathans karena masalah finansial. “Kami tidak bisa dan tidak mau mengikuti tuntutan mereka (pihak Miliano Jonathans),” kata Bruggink.

Harga yang diminta untuk mendapatkan tanda tangan Miliano Jonathans dinilai terlalu tinggi oleh FC Twente. Bruggink menyebut angka sekitar 300.000 hingga 400.000 Euro atau setara dengan Rp5 miliar hingga Rp6,7 miliar.

Baca Juga :  Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

“Dia tidak memilih kami, itu yang kami tahu,” sambung Bruggink.

Dengan demikian, mimpi melihat duet pemain keturunan Indonesia di Eredivisie Belanda harus ditunda. Meski begitu, kehadiran Miliano Jonathans di FC Utrecht tetap menjadi kabar baik bagi sepak bola Indonesia. (Sumber:Suara.com)

 

 

Berita Terkait

Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar
Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB