Ernest Prakasa Sindir Tajam Tagar #PPNMemperkuatEkonomi

- Jurnalis

Senin, 23 Desember 2024 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ernest Prakasa [Instagram/ernestprakasa]

Ernest Prakasa [Instagram/ernestprakasa]

1TULAH.COM-Komika Ernest Prakasa kembali menyuarakan kritiknya terhadap kebijakan pemerintah melalui media sosial. Kali ini, ia menyindir tagar #PPNMemperkuatEkonomi yang sempat trending di Twitter (kini X).

Tagar ini muncul setelah pemerintah menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% dan menuai banyak protes dari masyarakat.

Dalam cuitannya, Ernest Prakasa dengan sarkasme menulis, “Dua kata lucu: Buzzer PPN.” Kalimat singkat ini langsung menjadi viral dan memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang setuju dengan pendapat Ernest dan menganggap tagar tersebut sebagai upaya pemerintah untuk membungkam kritik.

Baca Juga :  Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Dugaan Keterlibatan Buzzer

Netizen menduga bahwa tagar #PPNMemperkuatEkonomi sengaja dibuat dan disebarluaskan oleh buzzer yang dibayar oleh pemerintah. Tujuannya adalah untuk mengalihkan perhatian publik dari dampak negatif kenaikan PPN dan menciptakan opini positif.

Kritik Terhadap Kenaikan PPN

Kenaikan PPN menjadi 12% memang menuai banyak kritik dari berbagai kalangan. Masyarakat khawatir kenaikan ini akan semakin memberatkan beban hidup mereka, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Baca Juga :  Gugat Legitimasi Paus Leo XIV, Donald Trump Picu Kemarahan Internasional dan Kecaman Iran

Tanggapan Warganet

Cuitan Ernest Prakasa berhasil menyulut perdebatan di kalangan warganet. Banyak yang mendukung pendapatnya dan menganggap pemerintah tidak transparan dalam mengelola keuangan negara. Namun, tidak sedikit juga yang membela kebijakan pemerintah dan berargumen bahwa kenaikan PPN diperlukan untuk meningkatkan pendapatan negara.

Kritik yang dilontarkan oleh Ernest Prakasa terhadap tagar #PPNMemperkuatEkonomi menjadi sorotan publik. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat masih sangat peduli dengan kebijakan pemerintah dan tidak segan untuk menyampaikan pendapatnya. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten
Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur
Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.
Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR
Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal
Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut
Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang
Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:57 WIB

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 April 2026 - 18:40 WIB

Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.

Minggu, 19 April 2026 - 18:23 WIB

Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal

Minggu, 19 April 2026 - 08:24 WIB

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17 WIB

Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng

Berita Terbaru

Ilustrasi Uang. Sumber foto : suara.com

Nasional

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:57 WIB

Ilustrasi Polisi. Sumber foto : suara.com

Berita

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:49 WIB