Penyalahgunaan Narkoba: Antara Rehabilitasi dan Penjara, Mana yang Lebih Efektif?

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2024 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi narkoba (Pexels/Natalia)

Ilustrasi narkoba (Pexels/Natalia)

1TULAH.COM-Wacana pemerintah untuk tidak memenjarakan pengguna narkoba kembali mencuat ke permukaan. Salah satu pihak yang mendukung wacana tersebut adalah Afriandi (nama samaran), seorang mantan pengguna ganja.

Afriandi mengaku setuju dengan wacana tersebut, namun dengan catatan. “Kalau pengguna baru, lebih baik jangan dipenjara. Misalkan dia pakai narkoba karena sedang ada masalah keluarga dan lainnya,” ujarnya saat ditemui, Senin (18/11/2024).

Ia berpendapat bahwa pengguna baru lebih membutuhkan rehabilitasi daripada hukuman penjara. Dengan rehabilitasi, mereka dapat memahami dampak negatif penyalahgunaan narkoba dan mendapatkan bantuan untuk berhenti.

Baca Juga :  Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

“Namun, kalau memang dia pencandu perlu diambil tindakan. Apalagi kalau dia bandar,” tegasnya.

Pengalaman Pribadi

Afriandi menceritakan pengalamannya saat masih kuliah. Lingkungan pergaulan yang salah membuatnya terjerumus ke dalam penyalahgunaan ganja. “Dulu sempat pakai ganja waktu masih kuliah, memang ada teman yang stok. Tapi setelah lulus berhenti sendirinya,” ungkapnya.

Ia mengaku tidak mengalami kecanduan yang parah dan berhasil berhenti tanpa bantuan rehabilitasi. Namun, Afriandi menyadari bahwa tidak semua pengguna narkoba memiliki pengalaman yang sama.

Baca Juga :  Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Afriandi menekankan pentingnya pemisahan antara pengguna dan pengedar narkoba. “Pengguna itu korban, sedangkan pengedar adalah pelaku kejahatan,” ujarnya. Dengan demikian, penanganan terhadap keduanya harus berbeda.

Wacana untuk tidak memenjarakan pengguna narkoba tentu saja memiliki tantangan tersendiri. Salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana membedakan antara pengguna dan pengedar. Selain itu, perlu adanya sistem rehabilitasi yang efektif dan terjangkau bagi para pengguna narkoba. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana
MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB