Skandal Penampungan Rose Shelter di Vietnam, Para Bayi Diberikan Ini Agar Tak Menangis

- Jurnalis

Kamis, 5 September 2024 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bayi sedang tidur (pixabay/PublicDomainPictures)

Ilustrasi bayi sedang tidur (pixabay/PublicDomainPictures)

1TULAH.COM – Diduga Kasus pelanggaran di Rose Shelter, Distrik 12, Kota Ho Chi Minh, membuat kemarahan publik. Informasi yang beredar tentang pelecehan anak kecil, penyalahgunaan dana amal, hingga metode pengasuhan yang tidak aman semakin memperburuk citra tempat penampungan tersebut.

Dilansir dari Surat Kabar Thanh Nien mengungkapkan bahwa pemilik shelter, Giap Thi Song Huong, bersama seorang pengasuhnya yang bernama Tuyen, secara rutin memberikan sirup obat batuk kepada bayi baru lahir yang menangis.

Mereka menggunakan sirup obat batuk OV, yang seharusnya hanya diperuntukkan anak usia 2 tahun ke atas. Pada tanggal 28 Juli, ada situasi bayi menolak untuk tidur, Huong memberi bayi itu sirup sambil berkata, “Minumlah ini, mereka akan tidur nyenyak.”.

Baca Juga :  Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Benar saja, usai meminumkan bayi tersebut langsung tertidur dan menangis lebih sedikit.

Laporan yang sama juga muncul pada 30 Juli, dimana Tuyen kembali berulah dengan memberikan sirup batuk kepada bayi yang sedang menangis. Sirup ini mengandung bahan Eucalyptol, menurut dokter spesialis pernapasan di Rumah Sakit Anak 1 (HCMC), sangatlah berbahaya untuk anak di bawah usia 2 tahun karena dapat menghambat saluran pernapasan dan menyebabkan kesulitan bernapas.

Baca Juga :  Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Penggunaan sirup yang tak sesuai ini menambah daftar panjang dugaan pelanggaran yang dilakukan Rose Shelter.

Pada tanggal 5 September, Polisi Distrik 12 menahan Giap Thi Song Huong, pengasuh, dan juga para staf lainnya untuk proses investigasi lebih lanjut. Izin operasi tempat penampungan juga telah dicabut oleh pihak berwenang sebagai langkah awal untuk menutup shelter tersebut.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Berita Terkait

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru