Jangan Takut Bicara Seks! Jakarta Feminist Ajak Remaja Lebih Pintar

- Jurnalis

Selasa, 13 Agustus 2024 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mengenal jenis-jenis alat kontrasepsi (Freepik)

Ilustrasi mengenal jenis-jenis alat kontrasepsi (Freepik)

1TULAH.COM-Komunitas Jakarta Feminist yang berbasis di Jabodetabek menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan edukasi kesehatan reproduksi, termasuk pendidikan tentang alat kontrasepsi bagi remaja.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan yang mengatur mengenai pentingnya memberikan informasi kesehatan reproduksi kepada remaja.

Direktur Program Jakarta Feminist, Anindya Restuviani, menegaskan bahwa edukasi seks komprehensif tidak hanya sebatas mengenalkan alat kontrasepsi, tetapi juga mengajarkan remaja tentang konsep kedewasaan yang utuh.

“Edukasi seks komprehensif itu bukan hanya tentang alat kontrasepsi. Ini tentang memberikan remaja pemahaman yang komprehensif tentang tubuh mereka, hubungan seksual, dan konsekuensinya,” ujar Anindya.

Mengapa Edukasi Seks Komprehensif Penting?

Edukasi seks komprehensif terbukti efektif dalam:

  • Mencegah kehamilan yang tidak diinginkan: Dengan memahami cara kerja tubuh dan berbagai metode kontrasepsi, remaja dapat membuat keputusan yang lebih baik terkait kesehatan reproduksi mereka.
  • Mencegah penularan penyakit menular seksual: Edukasi tentang penyakit menular seksual dan cara pencegahannya sangat penting untuk melindungi kesehatan remaja.
  • Meningkatkan rasa percaya diri: Remaja yang mendapatkan informasi yang akurat dan komprehensif tentang seks akan memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi dalam membuat keputusan tentang tubuh mereka.
  • Mendorong hubungan yang sehat: Edukasi seks komprehensif mengajarkan remaja tentang pentingnya komunikasi, saling menghormati, dan consent dalam hubungan.
Baca Juga :  Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Tantangan dalam Implementasi

Meskipun pentingnya edukasi seks komprehensif sudah diakui, masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam implementasinya, seperti:

  • Persepsi negatif: Masih banyak masyarakat yang memiliki pandangan negatif terhadap edukasi seks, menganggapnya sebagai sesuatu yang tabu atau tidak pantas.
  • Kurangnya tenaga ahli: Jumlah tenaga kesehatan dan pendidik yang memiliki kompetensi dalam memberikan edukasi seks komprehensif masih terbatas.
  • Kurangnya materi pembelajaran yang berkualitas: Materi pembelajaran yang tersedia saat ini seringkali tidak komprehensif dan tidak sesuai dengan kebutuhan remaja.
Baca Juga :  Kasus Korupsi Haji Kemenag Berbuntut Panjang, KPK Panggil Muhadjir Effendy!

Solusi yang Dibutuhkan

Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat sipil, dan keluarga. Beberapa solusi yang dapat dilakukan antara lain:

  • Meningkatkan kualitas guru dan tenaga kesehatan: Melalui pelatihan dan pengembangan kapasitas, guru dan tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi seks komprehensif yang berkualitas.
  • Mengembangkan kurikulum yang komprehensif: Kurikulum pendidikan seks harus dirancang secara komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan remaja.
  • Meningkatkan keterlibatan orang tua: Orang tua perlu dilibatkan dalam proses edukasi seks anak-anak mereka untuk menciptakan lingkungan yang terbuka dan mendukung.
  • Membangun kampanye kesadaran: Kampanye media yang masif dapat membantu mengubah persepsi masyarakat tentang edukasi seks komprehensif.

Edukasi seks komprehensif adalah hak setiap remaja. Dengan memberikan informasi yang akurat dan komprehensif, kita dapat membantu remaja tumbuh menjadi individu yang sehat, bertanggung jawab, dan berdaya. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Aturan Distribusi Daging Kurban Sesuai Syariat agar Sah dan Tepat Sasaran
Poin Sama dengan Borneo FC, Persib Bandung Juara Super League 2025/2026 Unggul Head-to-Head
Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading
KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi
KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:26 WIB

Aturan Distribusi Daging Kurban Sesuai Syariat agar Sah dan Tepat Sasaran

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:16 WIB

Poin Sama dengan Borneo FC, Persib Bandung Juara Super League 2025/2026 Unggul Head-to-Head

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:48 WIB

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:46 WIB

KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50 WIB

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Berita Terbaru