Ini Alasan Nissan akan Pangkas Produksi Kendaraan di Jepang

- Jurnalis

Selasa, 30 Juli 2024 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nissan Mitsubishi Keicar, mobil mungil nissan livina

Nissan Mitsubishi Keicar, mobil mungil nissan livina

 

1TULAH.COM – Nissan dilaporkan akan memangkas sepertiga produksi di pabrik terbesarnya di Kyushu, Jepang, sebagai tanggapan terhadap melemahnya permintaan untuk model crossover andalannya di Amerika Serikat.

Menurut laporan Reuters, pada Selasa, 30 Juli, Nissan berencana untuk memproduksi kurang dari 25.000 unit di pabrik Kyushu pada bulan ini, dengan sekitar 10.000 unit model Rogue akan diekspor, hanya setengah dari target awal.

Pengurangan produksi ini juga berarti bahwa pekerja di lini produksi Kyushu kini bekerja kurang dari delapan jam sehari, dibandingkan dengan biasanya yang lebih dari tujuh jam sehari.

Nissan, yang bermarkas di Yokohama, mengalami penurunan laba pada periode April hingga Juni dan telah memangkas proyeksi tahunan mereka setelah terpaksa menawarkan diskon besar di pasar AS.

Tidak seperti pesaingnya seperti Toyota dan Honda, Nissan tidak menawarkan kendaraan hybrid di AS, yang mengakibatkan mereka tertinggal dalam tren permintaan yang meningkat untuk model hybrid.

Selain di Kyushu, Nissan juga memproduksi crossover di Smyrna, Tennessee, AS. Dalam upaya untuk mengejar ketertinggalan dari Toyota dan Honda, Nissan berencana menghadirkan mobil kei car di pasar lokal Jepang, menyusul kesuksesan model Sakura.

Nissan sedang mempertimbangkan untuk memindahkan produksi ke pabrik Kyushu mulai tahun 2028.

Fasilitas ini memiliki kapasitas produksi hingga 500.000 unit kendaraan, dengan 80 persen dari kapasitas tersebut akan digunakan untuk memproduksi kei car EV, sambil mengalihkan produksi model Rogue ke lini produksi lainnya.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Nissan berharap dapat mengatasi tantangan dan memperkuat posisinya di pasar otomotif global.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Riders Parade MotoGP Mandalika 2024: Sukses Besar, Dongkrak Pariwisata NTB
Sebelum beli, Kamu Perlu Tahu Kelebihan dan Kekurangannya Suzuki Jimny
Mitsubishi XForce Resmi Rilis di GIIAS 2023, Harga Mulai Rp 379,9 Juta
Ini Alasan Luis Milla Mengundurkan Diri dari Persib Bandung
Siap-siap Suzuki XL7 Hybrid Meluncur Juni 2023
Penjualan Mobil Grup Astra Meningkat, Raih Pangsa Pasar 59 Persen per April 2023
Motor Listrik Gesits Mulai Diekspor ke Nepal
Punya Uang Rp 3 Juta, Ini Deretan Motor Bekas yang Bisa Dibeli
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 27 September 2024 - 10:44 WIB

Riders Parade MotoGP Mandalika 2024: Sukses Besar, Dongkrak Pariwisata NTB

Selasa, 30 Juli 2024 - 20:25 WIB

Ini Alasan Nissan akan Pangkas Produksi Kendaraan di Jepang

Rabu, 13 Maret 2024 - 20:41 WIB

Sebelum beli, Kamu Perlu Tahu Kelebihan dan Kekurangannya Suzuki Jimny

Kamis, 10 Agustus 2023 - 20:22 WIB

Mitsubishi XForce Resmi Rilis di GIIAS 2023, Harga Mulai Rp 379,9 Juta

Sabtu, 15 Juli 2023 - 17:22 WIB

Ini Alasan Luis Milla Mengundurkan Diri dari Persib Bandung

Rabu, 31 Mei 2023 - 11:31 WIB

Siap-siap Suzuki XL7 Hybrid Meluncur Juni 2023

Selasa, 16 Mei 2023 - 15:05 WIB

Penjualan Mobil Grup Astra Meningkat, Raih Pangsa Pasar 59 Persen per April 2023

Jumat, 30 Desember 2022 - 21:00 WIB

Motor Listrik Gesits Mulai Diekspor ke Nepal

Berita Terbaru