1TULAH.COM, Muara Teweh- DAM atau bendungan di Desa Trinsing Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, dijadikan sebagai titik pusat dan pembukaan kegiatan Restocking atau penebaran ikan diperairan umum, wilayah Barito Utara oleh Pemerintah Kabupaten setempat.
Penaburan puluhan ribu bibit ikan digear seremonial, Selasa, 16 Juli 2024.
Sebanyak 74.000 ekor bibit ikan muda dari berbagai jenis dipersiapkan untuk ditebarkan, Adapun rinciannya, Ikan Betok atau dalam bahasa lokal setempat ikan Papuyu sebanyak 25.000 ekor, Ikam Gurame atau atau ikan Kalui sebanyak 25.000 ekor dan ikan Patin sebanyak 24.000 ekor. Kesemuanya merupakan ikan lokal setempat.
Sekedar untuk diketahui, jumlah 74.000 ribu merupakan simbol Hari Jadi Kabupaten Barito Utara yang ke – 74 tahun.
Lokasi penebaran bibit ikan tersebut akan dilakukan di sembilan kecamatan di Barito Utara termasuk di Sungai Barito. Kegiatran awal di mulai di DAM Desa Trinsing ini.
Kegiatan dimulai dengan pelepasan ribuan bibit ikan ke danau DAM Trinsing oleh Pj. Bupati Muhlis dan para pejabat setempat, sebagai tanda telah dimulainya kegiatan Restocking. Ribuan ekor bibit ikan tersebut tampak mengeriap di air danau setelah dilepaskan masal oleh para pejabat itu.
Dalam acara seremonialnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, H Siswandoyo melaporkan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menambah stok ikan di perairan umum dan perairan yang tidak mengalami krisis akibat padat tangkap atau pemanfaatan yang terlalu berlebihan.
“Agar dapat dipanen sebagai ikan konsumsi. Juga bertujuan untuk mengendalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai ekosistem akuatik (aktivitas air) yang seimbang, sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat umum”, jelas Siswandoyo.
Sementara itu Pj Bupati Barito Utara, Drs. H. Muhlis dalam sambutannya mengatakan, seberapa besarpun jumlah yang ditebar kalau cara penangkapannya keliru atau salah tentu tidak akan memberikan makna.
Muhlis mengharapkan juga agar dalam melakukan restocking hendaknya menghindari rusaknya ekosistem yang ada dan menghindari punahnya ikan lokal asli.
“Yang perlu kita hindari justru adalah bibit-bibit dari luar. Katakan ikan mas dan ikan nila. Itu ternyata tidak cocok kalau ditebarkan ditempat kita. Justru akan membuat kepunahan ikan lokal kita,” kata Pj Bupati Muhlis.
“Bahkan di beberapa berita justru ikan mas itu kalau ditempat kita di budidaya, di daerah perairan sekitaran Amerika itu malah menjadi gulma. Jadi justru diupayakan untuk dimusnahkan. Karena memang perkembangannya sangat pesat,” kata Muhlus menjelaskan.
Acara pembukaan Restocking ini juga dirangkai dengan Kegiatan Gerakan Pangan Murah yang di ikuti oleh Ibu-ibu Bhayangkari, Perusda, Bulog dan Bank Kalteng. Juga terdapat Pengobatan Gratis dari Puskemas Trinsing, dimana Pj Bupati sempat mencoba cek tensi darah.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekda Barito Utara, Jufriansyah. Unsur Forkopimda, mewakili Dandim, mewakili Kapolres, mewakili Kejari, mewakili Ketua Pengadilan Negeri, mewakili Kepala Pengadilan Agama, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Kabupaten Barito Utara. Camat Teweh Selatan, Camat Teweh Baru, Kepala Desa, Ketua Tim PKK, Ketua Darma Wanita Persatuan, Ibu Ketua Bhayangkari. Kelompok nelayan dan pembudidaya, tokoh masyarakat, agama dan pemuda. (M. Gazali Noor)

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)


















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



