1TULAH.COM – Nasib RANS Nusantara FC usai terdegradasi dari BRI Liga 1 2023/2024 masih belum pasti. Klub milik Raffi Ahmad tersituebut finis di peringkat ke-16 klasemen akhir musim reguler, tanpa satu kemenangan pun sepanjang putaran kedua.
Fauzi Handoko Arif, Media Officer RANS Nusantara FC, memberikan sedikit klarifikasi terkait masa depan klub.
Fauzi Handoko mengatakan; “Saat ini, kami tidak bisa memberikan komentar tentang masa depan tim. Yang kami harapkan adalah doa agar tim tetap eksis di kompetisi Indonesia.”
Fauzi Handoko Arif mengungkapkan jika skuat RANS Nusantara FC langsung ‘bubar’ usai pertandingan pekan ke-34 alias pekan terakhir Liga 1 2023/2024 melawan PSM Makassar pada 30 April lalu.
Ia juga menyatakan jika tim masih terpukul oleh degradasi dan belum bisa membicarakan kontrak pemain dan pelatih sebab situasi yang sedang dihadapi.
Yogyakarta menjadi homebase baru untuk RANS Nusantara FC di putaran kedua BRI Liga 1 2023/2024, berpindah dari Stadion Pakansari, Bogor ke Stadion Maguwoharjo di Sleman.
Tetapi, saat Maguwoharjo tengah direnovasi, mereka pindah ke Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul.
Namun, setelah degradasi, belum ada kepastian apakah RANS Nusantara FC akan tetap berkadang di Yogyakarta untuk Liga 2 musim depan.
Fauzi Handoko Arif megatakan; “Kami masih mencari opsi terbaik untuk homebase di Liga 2 musim depan. Informasi lebih lanjut akan disampaikan nanti.”
Penulis : Wanda Hanifah Pramono
Sumber Berita : Suara.com

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)




![KontraS bersama TAUD atas nama Andrie Yunus mengirim surat penolakan pemeriksaan sebagai saksi korban penyiraman air keras di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Adiyoga]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/taud-hakim-225x129.jpg)
![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-225x129.jpg)







![KontraS bersama TAUD atas nama Andrie Yunus mengirim surat penolakan pemeriksaan sebagai saksi korban penyiraman air keras di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Adiyoga]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/taud-hakim-360x200.jpg)





![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



