Balon Udara Jatuh, Nyaris Bakar Habis Rumah Warga

- Jurnalis

Senin, 18 Maret 2024 - 05:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang penonton memotret balon udara yang terbang selama Festival Balon Tahunan New Jersey ke-40 di Bandara Solberg, Readington, New Jersey, Jumat (28/7/2023) (sumber: suara.com)

Seorang penonton memotret balon udara yang terbang selama Festival Balon Tahunan New Jersey ke-40 di Bandara Solberg, Readington, New Jersey, Jumat (28/7/2023) (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Sebuah balon udara jatuh tepat di atap rumah warga Desa Nglankulon, Trenggalek. Kebakaranpun nyaris terjadi ketika balon udara yang terjatuh itu mengeluarkan api.

Tim Wisanggeni, unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek berhasil mengambil tindakan mencegah kobaran api semakin membesar.

“Insiden terjadi kemarin (Sabtu, 16 Maret 2024) pagi, sekitar pukul 05:30 WIB. Kebetulan ada tim Wisanggeni melintas saat balon udara jatuh menimpa atap rumah warga,” kata Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek Habib Solehudin.

Pemilik rumah dan warga sekitar tempat kejadian sempat panik melihat api yang muncul saat balon udara itu terjatuh. Sebab, plastiknya menyelubungi sebagian atap rumah milik Sekti Triono Raharjo itu.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron

Peristiwa tersebut terjadi ketika pemilik rumah, Triono adanya balon udara jatuh di atas genting rumahnya. “Saat itu dia sedang menyapu halaman dan melihat balon udara jatuh di atap rumahnya. Saat dilihat ada kobaran api dari balon udara itu,” katanya.

Melihat api yang terus membesar, Triono langsung berteriak meminta bantuan warga. Ia khawatir api membakar rumah.

Di saat yang bersamaan, tim Wisanggeni melintas di sekitar rumahnya. “Kemudian yang bersangkutan memberhentikannya untuk meminta bantuan,” katanya.

Baca Juga :  Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Anggota tim Wisanggeni dibantu warga memadamkan api dengan APAR. Api pun berhasil dipadamkan. “Usai mengevakuasi dan memadamkan api balon udara itu, petugas melanjutkan evakuasi ular di Desa Ngulanwetan Kecamatan Pogalan,” ungkapnya.

Saat bulan Ramadan penerbangan balon udara memang menjadi tren di Trenggalek. Biasanya, jumlah balon udara yang dibuat dan diterbangkan warga mencapai ratusan.

Balon udara tersebut sangat membahayakan dan dapat memicu kebakaran sebab menggunakan metode pengsapan. Selain itu juga berpotensi merusak kabel jaringan PLN.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana
MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB