Jadi Korban Bully, Prabowo Subianto Beri Hadiah Ternak dan Rumah ke Bocah SD yang Jadi Pemulung

- Jurnalis

Minggu, 10 Maret 2024 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sempat jadi korban bully, bocah SD yang jadi pemulung diberi rumah oleh Prabowo Subianto. Sumber foto : suara.com

Sempat jadi korban bully, bocah SD yang jadi pemulung diberi rumah oleh Prabowo Subianto. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Beberapa waktu lalu, viral di media sosial dua bocah kembar dibully gara-gara pungut barang rongsokan.

Kini, kedua anak kembar tersebut pun mendapat bantuan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto memberikan bantuan kepada anak-anak tersebut berupa rumah dan ternak.

Bahkan video singkat saat dia menangis viral di media sosial karena perundungan itu.

Padahal dua bersaudara Lastri dan Lendri itu bekerja mengais rosokan untuk membantu ibunya bertahan hidup sekaligus agar tetap bersekolah.

Kini, kabar bahagia datang dari keduanya setelah bertemu dengan Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto di kediaman dinas di Jl. Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2024) malam.

Baca Juga :  Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja

Dalam video yang diunggah akun Instagram @om.indonesia.id, Minggu (10/3/2024), Prabowo juga membangunkan rumah layak huni plus pekarangan untuk ternak bebek dan itik.

“Lendri harus tabah, berani. Nggak usah takut lagi dan ibumu nggak usah lagi khawatir,” kata Prabowo.

“Kita akan membantu membina itu. Jadi, apakah buka warung, kalau bisa ada peternakan itik di belakangnya atau bebek,” tambah sosok yang juda calon presiden (capres) tersebut.

Tak hanya itu saja, Prabowo juga berpesan agar Lastri dan Lendri kuat dan tabah serta tidak trauma atas apa yang telah terjadi.

“Lendri belajar yang bagus ya. Nggak boleh lagi trauma atau apa, jangan malu juga. Ibu mulia jadi pemulung daripada jadi maling atau koruptor,” tegasnya.

Baca Juga :  Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul

Sebelumnya, kisah pilu dua saudara itu juga diunggah akun X @ythftr_.

“Tangisan Lastri terdengar sangat menyakitkan. Lagi-lagi ia dibully temannya karena tukang mencari barang rongsok. Kehidupannya serba kekurangan. Ia bisa saja putus sekolah karena masalah ekonomi. Di sisi lain, ayahnya saat ini mengalami sakit parah’,” tulis akun tersebut.

Akun itu juga menceritakan jika ibu Lasti, Rustini, hanya tukang rongsokan yang dapat uang belasan ribu sehari.

Pulang sekolah, L bergegas membantu ibu cari barang rongsok.

“Saat ini, mereka terancam diusir dari kontrakan karena sudah menunggak dua bulan tak membayar,” lanjutnya.

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Isu Percepatan RUU Pemilu Mencuat, Gerindra Buka Suara Usai Pertemuan Sekjen Partai Koalisi Pendukung Prabowo
Geger Isu Pertemuan Kaltim: Benarkah Haji Isam Bakal Borong Saham Mayoritas BYAN?
Kemendagri Minta Kepala Daerah Hentikan Rekrut Staf Baru, Skema PPPK Paruh Waktu Berubah 2027
Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Ajak Masyarakat Rawat Kedamaian di Bumi Tambun Bungai
Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Temui Titik Terang, Diangkat Penuh Waktu Secara Bertahap Mulai Tahun 2027
Orasi Mencekam Demo Mahasiswa UI di Thamrin: “Kita Merasa Dijajah!”
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan: Minta Penetapan Tersangka Gugur dan Barang Disita Dikembalikan
CSIS Catat 1.851 Kasus Kekerasan Kolektif, Aksi Vigilantism di Indonesia Meningkat

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Isu Percepatan RUU Pemilu Mencuat, Gerindra Buka Suara Usai Pertemuan Sekjen Partai Koalisi Pendukung Prabowo

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Geger Isu Pertemuan Kaltim: Benarkah Haji Isam Bakal Borong Saham Mayoritas BYAN?

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Ajak Masyarakat Rawat Kedamaian di Bumi Tambun Bungai

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Temui Titik Terang, Diangkat Penuh Waktu Secara Bertahap Mulai Tahun 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Orasi Mencekam Demo Mahasiswa UI di Thamrin: “Kita Merasa Dijajah!”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan: Minta Penetapan Tersangka Gugur dan Barang Disita Dikembalikan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:29 WIB

CSIS Catat 1.851 Kasus Kekerasan Kolektif, Aksi Vigilantism di Indonesia Meningkat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Malam Hiburan Rakyat Meriahkan HUT Ke-81 RI di Murung Raya

Berita Terbaru