German Open 2024 : Indonesia Hanya Turunkan Wakil Sektor Ganda Campuran

- Jurnalis

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy / Pitha Haningtyas Mentari. (ANTARA/HO/PP PBSI)

Pasangan ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy / Pitha Haningtyas Mentari. (ANTARA/HO/PP PBSI)

1tulah.com – Pada turnamen German Open 2024 yang bergulir pekan ini, Indonesia hanya menurunkan wakil di sektor ganda campuran saja.

Adapun tiga pasangan Indonesia yang turun di turnamen BWF Super 300 tersebut pekan ini adalah Rinov Rivaldy / Pitha Haningtyas Mentari, Rehan Naufal Kusharjanto / Lisa Ayu Kusumawati, dan Dejan Ferdinansyah / Gloria Emanuelle Widjaja.

Kabid Binpres PBSI, Ricky Soebagdja mengungkapkan alasan pihaknya menurunkan wakil di sektor ganda campuran saja pada turnamen German Open 2024 yang bergulir pekan ini.

Baca Juga :  Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Ricky menilai, hal itu menyusul pertimbangan federasi untuk tiga pasangan ganda campuran Indonesia yang masih perlu mengumpulkan lebih banyak poin lagi agar bisa lolos kualifikasi Olimpiade 2024 Paris mendatang.

“Karena khususnya di ganda campuran, kami sudah berdiskusi sebelumnya dengan pelatih, Koh Herry (IP) untuk bagaimana mengamankan posisi (terutama) Rinov / Pitha ini seperti apa,” kata Ricky seperti dikutip dari Antara, Selasa (27/2/2024).

Baca Juga :  Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

“Jadi, (pertimbangan) menurunkan level (turnamen) tentunya kami berharap meraih poin di situ hingga juara di sana,” ujarnya menambahkan.

Khusus untuk Rinov / Pitha yang merupakan pasangan ganda campuran Indonesia dengan peringkat tertinggi di daftar Race to Olympics, mereka akan diturunkan pula di turnamen BWF Super 300 lainnya, Orleans Masters yang digelar bersamaan dengan All England Open 2024, dengan harapan bisa mendongkrak peringkat mereka dan lolos kualifikasi Olimpiade Paris. (suara.com)

Sumber Berita : suara.com

Berita Terkait

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Berita Terbaru