Viral! Warga di Pontianak Kompak Satu RT Pilih Golput pada Pemilu 2024, Kok Bisa?

- Jurnalis

Senin, 19 Februari 2024 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas pemilihan di TPS 018 Kelurahan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu 14 Februari 2024. Sumber foto : Instagram @undercover.id

Aktivitas pemilihan di TPS 018 Kelurahan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu 14 Februari 2024. Sumber foto : Instagram @undercover.id

1TULAH.COM – Warga di Kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur kompak satu RT tidak mencoblos alias golput pada pemilihan umum (pemilu) 2024.

Pemilihan umum (pemilu) 2024 baru saja diadakan pada Rabu, 14 Februari 2024.
Namun mengejutkan terdapat satu RT kompak memilih Golput (Golongan putih).

Hal itu dilakukan oleh sejumlah warga yang tinggal di RT 003 RW 023 di Kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur, warga disana kompak melakukan gerakan Golput.

Hal ini viral usai diunggah di sosial media. Salah satu akun Instagram yang mengunggahnya yakni @undercover.id.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Kapolri Suyudi Ario Seto Fokus Konsolidasi Internal dan Dekat dengan Masyarakat

Dalam video yang diunggah akun tersebut, terlihat tempat pemungutan suara (TPS) yang semestinya ramai dikunjungi malah terlihat sepi. Hanya ada beberapa petugas KPPS yang berjaga di TPS tersebut.

Alasan mereka kompak menjadi golput lantaran menilai pemerintah tidak tegas dalam menangani data kependudukan.

Peristiwa bermula ketika para warga yang berada di RT 23/03, Saigon, Pontianak, Kalimantan Barat, malah terdaftar di wilayah Ampera, Kabupaten Kubu Raya.

Meski warga melakukan protes saat coklit sejak Maret 2023 lalu, namun hingga masa pencoblosan pada Februari 2024 silam, tak kunjung mendapatkan solusi.

Baca Juga :  Diisukan Gantikan Gibran di Tengah Sidang MK, Begini Respons Puan Maharani

“Konfilk sejak tahun lalu yang tak kunjung mendapat solusi, membuat warga kompak tak berikan hak pilihnya,” tulis akun tersebut, dikutip Minggu (18/2/2024).

Warga mengaku, gerakan golput massal ini dilakukan atas kemauan sendiri. Tidak ada satupun pihak yang menginisiasi gerakan ini.

Warga menilai, ini merupakan bentuk protes kepada pemerintah, lantaran sejak tahun lalu mereka mengajukan protes soal kekeliruan tersebut namun hingga Pemilu berlangsung tidak kunjung mendapatkan solusi

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Penahanan Ijazah Resmi Dilarang!
Diisukan Gantikan Gibran di Tengah Sidang MK, Begini Respons Puan Maharani
DPRD Kalteng Dukung Rencana Gubernur Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla 30 Hari
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tumbangkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti
HUT TNI ke-81, Polres Murung Raya Perkuat Sinergi Bersama Yonif TP 883
Pelantikan Kepala BRAN Menuai Kritik: Penunjukan Komjen Dedi Prasetyo Dinilai Bermasalah
Mengenal 3 Pria yang Pernah Mengisi Hati Shandy Aulia: Dari Aktor hingga Mantan Suami
Detik-Detik Dede Sunandar Tumbang di Ring Tinju usai Kena Pukulan Telak Vicky Prasetyo

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:17 WIB

DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Penahanan Ijazah Resmi Dilarang!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Diisukan Gantikan Gibran di Tengah Sidang MK, Begini Respons Puan Maharani

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:08 WIB

DPRD Kalteng Dukung Rencana Gubernur Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla 30 Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:50 WIB

HUT TNI ke-81, Polres Murung Raya Perkuat Sinergi Bersama Yonif TP 883

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Pelantikan Kepala BRAN Menuai Kritik: Penunjukan Komjen Dedi Prasetyo Dinilai Bermasalah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Mengenal 3 Pria yang Pernah Mengisi Hati Shandy Aulia: Dari Aktor hingga Mantan Suami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Detik-Detik Dede Sunandar Tumbang di Ring Tinju usai Kena Pukulan Telak Vicky Prasetyo

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Mengubah Rumput Purun Kalimantan Selatan Jadi Produk Modern: Kisah Alexandra Christy dan Gaia Weave Jaga Gambut

Berita Terbaru