Siap-siap Tahun 2024 Kalsel Mulai Bangun Jembatan Penghubung Pulau Laut dan Pulau Kalimantan Senilai Rp 300 Miliar

- Jurnalis

Minggu, 7 Januari 2024 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalsel Mulai Bangun Jembatan Penghubung Pulau Laut dan Pulau Kalimantan Senilai Rp 300 Miliar. (foto: freepik)

Kalsel Mulai Bangun Jembatan Penghubung Pulau Laut dan Pulau Kalimantan Senilai Rp 300 Miliar. (foto: freepik)

1TULAH.COM – Pembangunan jembatan dengan dana sebesar Rp300 miliar di Kalimantan Selatan akan dilaksanakan tahun 2024.

Pembangunan jembatan di Kalimantan Selatan tersebut akan menjadi penghubung pulau laut dan pulau Kalimantan.

Provinsi Kalimantan Selatan adalah salah satu kawasan terluas di Indonesia sehingga pembangunan insfratruktur menjadi elemen yang sangat penting bagi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berusaha agar proyek pembangunan jembatan dapat dilaksanakan tahun 2024.

Baca Juga :  Wabup Rahmanto Dorong UMKM Lebih Kompetitif

Dilansir dari laman diskominfomc.kalselprov.go.id pada 4 Januari 2024, pembangunan insfratruktur tersebut menjadi penghubung antara Pulau Kalimantan dan Pulau laut.

Selain itu, pembangunan tersebut berdampak terhadap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Tanah Bumbu.
Dari informasi yang didapat, proyek pembangunan tersebut memerlukan dana APBD Pemprov Kalsel senilai Rp300 miliar.

Dari tahun 2015, pemerintah telah melakukan pembebasan lahan untuk jembatan dengan anggaran senilai Rp100 miliar.
Roy Rizali Anwar selaku Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel mengatakan berharap apabila pembangunan ini bisa menarik para investor.

Baca Juga :  Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning

“Ini juga menarik minat investor dari China, mereka mengaku siap,” kata Roy
“Kita hanya menunggu MoU antara Pemkab Kotabaru, Tanah Bumbu dan Pemprov Kalsel,” imbuhnya.

Demikian informasi terkait pembangunan jembatan di Kalimantan Selatan sebesar Rp300 miliar sebagai penghubung Pulau Kalimantan dan Pulau Laut.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

Bank Indonesia Gelar Capacity Building Media Kalimantan 2026, Perkuat Sinergi Komunikasi untuk Stabilitas Ekonomi
Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning
Gugatan Lahan 1.808 Hektar Ditolak, PN Muara Teweh Perintahkan Penggugat Kosongkan Lahan
Pemkab Barito Utara Sabet Juara 1 Penurunan Pengangguran se-Kalimantan
BPS Kalteng Rilis Indikator Strategis 2026: Ekonomi Tumbuh 3,79 Persen, Ketenagakerjaan dan Kesetaraan Gender Membaik
Inflasi Kalteng 3,66 Persen, Pemprov Perkuat Pengendalian Harga Pangan melalui Rakor Bersama Kemendagri
Sertijab Lingkup Diskominfosandi Barito Utara, Dorong Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Wabup Rahmanto Dorong UMKM Lebih Kompetitif

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:31 WIB

Bank Indonesia Gelar Capacity Building Media Kalimantan 2026, Perkuat Sinergi Komunikasi untuk Stabilitas Ekonomi

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:49 WIB

Pemkab Murung Raya Bahas Strategi Padi, Kopi, dan Kakao dalam Coffee Morning

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:50 WIB

Gugatan Lahan 1.808 Hektar Ditolak, PN Muara Teweh Perintahkan Penggugat Kosongkan Lahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:23 WIB

BPS Kalteng Rilis Indikator Strategis 2026: Ekonomi Tumbuh 3,79 Persen, Ketenagakerjaan dan Kesetaraan Gender Membaik

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:13 WIB

Inflasi Kalteng 3,66 Persen, Pemprov Perkuat Pengendalian Harga Pangan melalui Rakor Bersama Kemendagri

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:24 WIB

Sertijab Lingkup Diskominfosandi Barito Utara, Dorong Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik

Senin, 4 Mei 2026 - 18:28 WIB

Wabup Rahmanto Dorong UMKM Lebih Kompetitif

Senin, 4 Mei 2026 - 18:03 WIB

BPS Kalteng Rilis Indikator Ekonomi 2026: Inflasi 3,66 Persen, NTP Meningkat, Ekspor dan Pariwisata Tumbuh Positif

Berita Terbaru