92 Staf PBB Tewas di Jalur Gaza

- Jurnalis

Jumat, 10 November 2023 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga mengangkut para korban dari sebuah gedung yang hancur akibat serangan Israel di Kota Rafah di Jalur Gaza bagian selatan, Selasa (17/10/2023). (ANTARA/Xinhua/Khaled Omar/tm/am.)

Sejumlah warga mengangkut para korban dari sebuah gedung yang hancur akibat serangan Israel di Kota Rafah di Jalur Gaza bagian selatan, Selasa (17/10/2023). (ANTARA/Xinhua/Khaled Omar/tm/am.)

1tulah.com -Sebanyak 92 Anggota staf Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turut menjadi korban konflik perang Israel-Hamas. Pernyataan disampaikan Komisaris Jenderal Badan Pengungsi Palestina PBB atau UNRWA, Philippe Lazzarini.

Lazzarini menuturkan ada 13 ribu anggota PBB yang ditugaskan di Jalur Gaza. Jumlah anggota yang tewas itu disebutnya baru pertama kali dialami.

Meski begitu, UNRWA masih terus bertugas menyelamatkan korban-korban konflik di Jalur Gaza. Ia menyebut, sebanyak 700 ribu orang mengungsi ke sekolah-sekolah yang didirikan UNRWA.

“Agar dapat berlindung di bawah bendera biru PBB,” kata Lazzarini dikutip Suara.com melalui Antara, Jumat (10/11/2023).

Lazzarani menuturkan, upaya melindungi diri itu bukan berarti bisa sepenuhnya selamat dari konflik. Sebab hingga saat ini ada 50 lebih fasilitas mereka yang telah diserang hingga menelan puluhan korban jiwa.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Bermasalah, Pemerintah Minta Waktu Pembenahan 2 Bulan

Ratusan warga juga disebutnya mengalami luka.

“Menyelamatkan diri ke wilayah selatan Jalur Gaza juga tidak dijamin aman,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, sepertiga staf PBB di Jalur Gaza tewas akibat ikut menjadi sasaran bombardir.

Karena itu, ia merasa akan semakin jauh dari kata perdamaian. Bagaimana tidak, Lazzarini saja mengaku sangat kaget melihat apa yang terjadi di Gaza.

“Situasinya menyayat hati,” terangnya saat diwawancarai media lokal Swiss.

Baca Juga :  TP-PKK Mura Hadirkan Rumah DILAN, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Kesulitan juga terasa bagi warga Palestina yang selamat dari serangan. Mereka bahkan harus mencari asupan makanan ke sekolah-sekolah UNRWA.

Selain itu, Jalur Gaza juga mengalami krisis bahan bakar dalam beberapa hari ke depan.

Sebabnya, beberapa fasilitas utama publik sudah tidak berfungsi.

Ia kini merasa khawatir karena pasokan bantuan ikut diblokade. Sehingga yang ia takutkan saat ini warga di Jalur Gaza bisa tewas bukan karena serangan dari Israel tetapi karena kekurangan asupan makanan.

“Blokade ketat semacam itu berarti sama saja dengan hukuman kolektif.” (suara.com)

Sumber Berita : suara.com

Berita Terkait

Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK
Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga
Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia
Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota
TP-PKK Mura Hadirkan Rumah DILAN, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat
DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026
Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Rupiah Menguat ke Level Rp17.550 per Dolar AS, Pasar Nanti Data Kepercayaan Konsumen
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:10 WIB

Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK

Kamis, 10 September 2026 - 09:54 WIB

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WIB

Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota

Rabu, 9 September 2026 - 18:36 WIB

TP-PKK Mura Hadirkan Rumah DILAN, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 16:02 WIB

DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Rabu, 9 September 2026 - 09:49 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp17.550 per Dolar AS, Pasar Nanti Data Kepercayaan Konsumen

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu

Berita Terbaru