1TULAH.COM, Muara Teweh – Warga pedalaman di Kabupaten Barito Utara, kalimantan tengah masih belum mendapatkan harga LPG bersubsidi sesuai HET.
LPG bersubsidi masih jadi barang mahal bagi mereka yang tinggal jauh di pedalaman.
Di Desa Rarendan Kecamatan Lahei misalnya, harga jual LPG bersubsidi 3 kilogram tembus harga Rp80.000 per tabung.
Hal ini disampaikan Imansyah, warga Desa Rahaden saat hadir dalam acara reses anggota DPR RI Willy M Yoseph di Kantor Kecamatan Lahei, Rabu 11 Oktober 2023.
“Desa kami dekat dengan penghasil gas, tetapi kami kaget harga LPG bersubsidi 3 kilogram tembus harga Rp80.000 per tabung. Kami tak pernah mendapatkan harga jual sesuai HET. Kami prihatin padahal di desa kami banyak warga tergolong miskin,” kata Imansyah.
Sfat Ahli Bupati Barito Utara, Hery Jhon Setiawan mengatakan, penanganan inflasi saat ini masih menjadi fokus pemerintah, termasuk masalah gas elpiji bersubsidi.
Dia mengakui, jika warga Barito Utara belum sepenuhnya bisa mendapatkan LPG bersubsidi 3 kilogram sesuai HET.
“Memang untuk di perkotaan sudah mulai membaik. Pangkalan sudah mau tertib menjual LPG bersubsidi sesuai HET. Namun masih ada pedagan kios eceran diperkotaan menjual lebih dari harga HET. Begitu juga di pedesaan dan di pedalaman, harga masih tinggi. Ini tentunya menjadi pekerjaan rumah leading sektor terkait bersama tim satgas penertiban,” kata Hery Jho Setiawan.
Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Barito Utara, Henny Rosgiaty Rusli, jika pekerjaan rumah pemerintah daerah masih banyak. Salah satunya adalah menyamaratakan harga LPG bersubsidi bisa dinikmati oleh seluruh warga Barito Utara, termasuk yang berada di pedalaman.
Sementara itu Ianggota DPR RI Ir Willy M Yospeh mengatakan bahwa bulan lalu dia hadir untuk membahas tentang LPG 3 kg di Barito Utara atas permintaan DPRD Barito Utara.
Dirinya membawa langsung pihak berkompeten Pertamina perwakilan Kalteng, mengurai masalah keluahan warga terkait mahalnya LPG bersubsidi.
Dikatakan Willy M Yoseph, bahwa subsidi Rp500 triliun, terbesar subsidi minyak dan gas. ia menduga terjadi kebocoran penyaluran LPG 3 kg di Barito Utara.(*)























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

