1tulah.com, TAMIANG LAYANG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Barito Timur (Bartim) memfasilitasi permintaan warga dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama pihak PT. Ketapang Subur Lestari (KSL).
RDPU dengan agenda pembahasan tapal batas Desa Tangkan Kecamatan Awang dan Desa Bentot Kecamatan Patangkap Tutui ini, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Nursulistio, Senin (09/10/2023).
Turut mendampinginya Wakil Ketua I Ariantho S Muler, Wakil Ketua II, Depe dan 4 orang anggota DPRD lainnya, serta hadir pula Asisten I Setda, Camat, Kades, Manajemen PT. KSL serta warga lainnya.
Ketua DPRD, Nursulistio saat diwawancarai wartawan menjelaskan, warga meminta 100 meter kiri kanan jalan dilepaskan agar dijadikan kawasan permukiman.
“Tadi disampaikan PT KSL areal tersebut masuk HGU, memang tidak mereka tanami namun masuk HGU, tapi warga meminta itu untuk dilepaskan,” jelas Sulistio. Kedua tentang tata batas desa Tangkan dan Bentot. “Saya kira ini internal pemerintahan, jadi tidak berkaitan dengan perusahaan atau investor,”ujarnya.
Ditambahkannya, berkaitan dengan ini pihak DPRD sudah menyampaikan ke para penyelenggara pemerintahan desa, terutama tadi Kades Tangkan dan BPD. “Jika memang ada silakan dipersiapkan dokumennya nanti dibicarakan dengan bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah, untuk sama-sama diselesaikan,”ujarnya.
Warga juga ada menyampaikan bahwa mereka merasa tidak menjual tanah, tetapi faktanya itu ditanami dan dikelola dan oleh perusahaan. “Nah ini juga kita tanggapi, tetapi tentu harus dilengkapi dengan data pendukung,” jelasnya























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

