Viral di Medsos Dandim 1013 Muara Teweh Dituding Turunkan Paksa Baliho Ganjar Pranowo, Ini Klarifikasinya

- Jurnalis

Minggu, 16 Juli 2023 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baliho inilah yang diturunkan oleh jajaran Kodim 1013 Muara Teweh, karena dipasang di lahan milik TNI dan hanya berjarak belasan meter dari kantor Kodim 1013 Muara Teweh.Foto.tangkapan layar.

Baliho inilah yang diturunkan oleh jajaran Kodim 1013 Muara Teweh, karena dipasang di lahan milik TNI dan hanya berjarak belasan meter dari kantor Kodim 1013 Muara Teweh.Foto.tangkapan layar.

1TULAH.COM, Muara Teweh – Sebuah video viral di media sosial terkait penurunan baliho milik Ganjar Pranowo di Kota Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Dalam video bersurasi 30 detik itu, menuding oknum TNI bernama Edi Purwoko memerintahkan penurunan sepihak baliho Ganjar Pranowo.

Edi Purwoko diketahui adalah Dandim 1013 Muara Teweh.

Video viral tersebut disebarkan melalui akun instagram @chchotimah atau Chusnul Chotimah. Postingannya sekejab ramai komentar warga netizen.

Selain di Akun Instagram nya, Chusnul Chotimah juga menyebarkan video di akun Twiter nya.

Narasinya, berbunyi Maaf  puspenTni betulkah kejadian ini? Masihkah Indonesia negara demokrasi?
Arogan, Demokrasi Dibungkam!!! Oknum TNI ancam relawan copot baliho Ganjar Pranowo.

Video-video ini juga ramai berseliweran di group-group  WhatpApps. Tudingan menyebut, Panwaslu pun di paksa hadir menyaksikan ditemani satpol PP agar aksi nya ini terlihat legal. Padahal pemasangan baliho ini sah-sah saja karena belum memasuki masa kampanye.

Hal ini seperti disebarkan aku twiter @Sangrewok.

Terkait tudingan ini, Dandim 1013 Muara Teweh,  Letkol (Inf) Edi Purwoko, mengatakan, menghadapi kontentasi politik seluruh jajaran di bawah Kodim 1013 Muara Teweh, Kalimantan Tengah, berkomitmen siap mendukung dan mengamankan pesta demokrasi Pemilu 2024.

Baca Juga :  Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Perintah dari pimpinan tertinggi TNI kepada seluruh prajurit cukup jelas dan tegas, agar seluruh prajurit menjaga “Netralitas TNI”.

Netralitas TNI meliputi sikap yang dilakukan tanpa memihak maupun anti dengan Capres dan Partai tertentu. Prajurit TNI dilarang keras menggunakan fasilitas TNI untuk mendukung kegiatan/kepentingan partai politik,” tegas Dandim 1013/MTW Letkol (Inf) Edi Purwoko, Minggu 16 Juli 2023.

Diapun menerangkan bahwa, baliho yang diturunkan berdiri di lahan milik Kodim 1013 Muara Teweh.

“Banner foto Capres Ganjar Pranowo yang berada di lahan Kodim 1013/MTW. Guna menghindari adanya pertanyaan yang meragukan netralitas TNI, maka Kodim berkoordinasi dengan Satpol PP serta Panwas untuk mencopot banner tersebut, ” terangnya.

Hal tersebut juga sejalan dengan perintah Panglima TNI kepada seluruh jajaran supaya bersikap netral. Kodim 1013/MTW mendukung penuh dan terus menjalankan perintah tersebut secara konsisten.

Baca Juga :  Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Dandim menegaskan netralitas TNI tak perlu diragukan, karena sejak pemilu pertama dihelat, TNI khususnya jajaran Kodim 1013/MTW tetap netral sampai kini.

Sikap netral Kodim 1013/MTW merupakan penjabaran perintah UU, sekaligus demi menjaga keamanan menuju kontestasi pemilu 2024.

“TNI menjaga dan melindungi negara, dan jangan sampai rakyat menjadi korban. Itu pentingnya netralitas TNI, ” sebut Edy.

Dandim 1013/MTW mengingatkan kembali sekaligus menyegarkan kesadaran para personilnya, karena ada indikasi eskalasi politik terus meningkat menjelang pengumuman capres dan cawapres pada Oktober mendatang.

Terpisah, Petugas Panwas Kecamatan, Nasution dikonfirmasi media ini menambahkan, terkait kasus ini mereka Panwas Kecamatan juga diminta membuat laporan ditembuskan ke Bawaslu Kabupaten, Provinsi hingga ke Bawaslu Pusat.

Dirinya mengakui hadir saat penurunan baliho itu. “tapi kalau seperti kabar beredar di group-group WhatApps dan media sosial jika kami ditekan tidak benar,” kata Nasution.(*)

 

Berita Terkait

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan
Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta
Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Rabu, 4 November 2026 - 06:19 WIB

Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 14:44 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 13:04 WIB

Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Berita Terbaru