Dewan Kalteng Mengaku Prihatin dengan Nasib Tekon Pemprov Kalteng, Ini Solusi yang Diusulkan Politisi Gerindra

- Jurnalis

Selasa, 27 Juni 2023 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuwu Senilawati anggota DPRD Kalteng.Foto.dok.1tulah.com

Kuwu Senilawati anggota DPRD Kalteng.Foto.dok.1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Pemberhentian atau penon-aktivan para tenaga kontrak (Tekon) di lingkup Pemprov Kalteng berdampak serius bagi keluarga yang selama ini menggantungkan penghidupannya dari para Tekon tersebut.

Sehubungan dengan hal ini, diharapkan Pemprov Kalteng dapat memberikan solusi terbaik. Hingga para Tekon ini mendapatkan pekerjaan yang cukup layak usai pemberhentian.

Ketidakjelasan nasib para tenaga kontrak (tekon) di ruang lingkup Pemprov Kalteng, yang dinonaktifkan atau diberhentikan sejak tahun 2022 lalu, menuai keprihatinan dari sejumlah kalangan termasuk Anggota DPRD Kalteng.

Atas ketidakjelasan itu pun para tekon tersebut mengadu ke DPRD Kalteng baru-baru ini, dan berharap pihak DPRD bisa menjadi jembatan untuk membantu mencarikan solusi terkait permasalahan yang tengah dihadapi itu, sehingga bisa menemukan titik terang.

“Sudah setengah tahun ini hingga sekarang nasib para tekon di lingkup Pemprov Kalteng yang dinonaktifkan itu tidak ada kejelasan, kesannya terkatung-katung tanpa adanya solusi,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati, Selasa (27/6/2023).

Menurut Kuwu, para tekon ini merupakan bagian dari masyarakat Kalteng, maka dari itu ia pun akan terus menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi yang yang telah disampaikan kepada pihaknya, sebab memang persoalan ini sebisa mungkin harus dapat diselesaikan.

Baca Juga :  Usai Viral, Om Bule Buka Suara Terkait Plesetan IKN: Khalayan dan Parodi

“Sebenarnya para tekon ini hanya meminta kejelasan atas nasib mereka, apakah akan kembali diperkerjakan atau memang benar-benar diberhentikan. Sangat diharapkan ada jawaban atas keluh kesah mereka itu selama ini,” ujarnya.

Kuwu menyebutkan, jika benar diberhentikan, pihaknya dari DPRD Kalteng meminta kepada pemprov agar memberikan kompensasi kepada para tekon yang dinonaktifkan tersebut. Sebab, pemberhentian itu sama halnya dengan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Pastinya dalam hal pemutusan hubungan kerja ada beberapa tahapan serta ketentuan yang harus dipenuhi oleh pihak penyedia lapangan kerja dalam hal ini yaitu Pemprov Kalteng, dan ada beberapa kompensasi yang harus diberikan kepada mereka,” ucapnya.

Adapun kompensasi itu yakni berupa kompensasi administrasi dengan memberikan surat pengalaman kerja dan tali asih berupa uang yang pantas, dengan harapan dana tersebut bisa digunakan untuk mereka yang diberhentikan membuka usaha.

Dikatakannya juga, kompensasi itu memang sepatutnya diberikan dan diterima oleh para tekon yang diberhentikan tersebut agar mereka bisa terus menyambung hidup serta dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun keluarga.

“Ini sangat penting untuk dipenuhi oleh Pemprov Kalteng, dan jangan sampai ini justru menjadi contoh yang tidak baik bagi dunia industri dalam memperlakukan tenaga kerjanya. Apalagi ini ranahnya pemerintahan, justru pemerintah itu memberikan contoh yang baik,” tuturnya.

Baca Juga :  Wujudkan Perencanaan Pembangunan Daerah yang Strategis

Terkait perihal itu juga sangat berkaitan erat dengan masalah kemanusiaan, pasalnya para tekon yang dinonaktifkan tersebut juga memiliki tanggungan anggota keluarga baik anak, istri dan suami maupun kredit ataupun utang yang harus dilunasi.

Terlepas dari itu, untuk kompensasi yang diberikan juga harus menyesuaikan ketersediaan anggaran daerah yang ada. Jika memang tersedia tidak ada salahnya diberikan supaya dikemudian hari tidak menimbulkan permasalahan lainnya lagi.

“Saya juga menyarankan sebelum itu, pemda juga harus melakukan konsultasi ke pemerintah pusat termasuk juga KPK RI, sehingga dalam hal pelaksanaannya nanti tidak berbenturan dengan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku,” jelasnya.

Kuwu menegaskan, kompensasi untuk para tekon tersebut sangat wajar diberikan, sebab selama bekerja mereka memiliki peranan penting dalam membantu tugas dan kelancaran kinerja ASN disetiap Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kalteng.

“Maka dari itu, saya minta Pemprov Kalteng bijaksana dalam menanggapi permasalahan ini agar nasib para tekon yang dinonaktifkan tersebut ada kejelasan dan tidak terkatung-katung,” tutup Politisi Gerindra ini.(Ingkit)

 

Berita Terkait

Didukung Pemkab Barut, Gapoktan Pusaka Bura Sukses Tanam Tomat
Isi Kekosongan Jabatan, Pj Bupati Barsel Lantik 6 Kepala Dinas Baru
Diapresiasi Legislator Ini, Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah di Barsel
Pj Bupati Barut Hadiri Apel Siaga Alat dan Mesin Pertanian
Bersihkan Sekitaran Sungai Bengaris dan Sungai Butong, Jajaran Pemkab Barut Keroyokan
Usai Viral, Om Bule Buka Suara Terkait Plesetan IKN: Khalayan dan Parodi
Pj Sekda Barut Buka Sosialisasi Perbup No. 6 Tahun 2024
Pemprov Kalteng Salurkan 1000 Ekor Sapi, Pemkab Barsel Terima 35 Ekor untuk Hari Raya Idul Adha 1445 H

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:44 WIB

Didukung Pemkab Barut, Gapoktan Pusaka Bura Sukses Tanam Tomat

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:31 WIB

Isi Kekosongan Jabatan, Pj Bupati Barsel Lantik 6 Kepala Dinas Baru

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:59 WIB

Diapresiasi Legislator Ini, Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah di Barsel

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:52 WIB

Pj Bupati Barut Hadiri Apel Siaga Alat dan Mesin Pertanian

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:40 WIB

Bersihkan Sekitaran Sungai Bengaris dan Sungai Butong, Jajaran Pemkab Barut Keroyokan

Sabtu, 15 Juni 2024 - 04:48 WIB

Usai Viral, Om Bule Buka Suara Terkait Plesetan IKN: Khalayan dan Parodi

Jumat, 14 Juni 2024 - 09:17 WIB

Pj Sekda Barut Buka Sosialisasi Perbup No. 6 Tahun 2024

Jumat, 14 Juni 2024 - 08:20 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 1000 Ekor Sapi, Pemkab Barsel Terima 35 Ekor untuk Hari Raya Idul Adha 1445 H

Berita Terbaru

Penjabat bupati Barito Utara Drs. Muhlis menghadiri Apel Siaga Alat dan Mesin Pertanian yang digelar di lapangan Bola Makorem 102/PJG, Jumat (14/6/2024).Foto:Istimewa Pemkab Barut

Berita

Pj Bupati Barut Hadiri Apel Siaga Alat dan Mesin Pertanian

Sabtu, 15 Jun 2024 - 07:52 WIB

error: Content is protected !!