Ngeri! Pemuda di Tangerang Dikeroyok, Pergelangan Tangan Putus Kena Senjata Tajam

- Jurnalis

Selasa, 20 Juni 2023 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengeroyokan. [Istimewa]

Ilustrasi pengeroyokan. [Istimewa]

1tulah.com – Pemuda di Kabupaten Tangerang. menderita pergelangan tangan putus usia mengalami pengeroyokan.

Peristiwa itu bermula dari saling tantang pelaku dan korban di medsos.

Polisi pun menangkap dua pelaku pengeroyokan hingga menyebabkan korban menderita pergelangan tangan putus di Kabupaten Tangerang.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief Nazaruddin Yusuf mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Jumat (16/6/2023) dini hari.

Korban, kata Arief, saat itu sedang live di medsos. Kemudian dikomentari oleh pelaku.
“Pelaku yang tahu keberadaan korban langsung mendatangi lokasi,” kata Arief, Senin (19/6/2023).

Baca Juga :  Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Saat menuju lokasi korban, pelaku bertemu dengan teman-temannya. Ia mengajak rekan-rekannya itu untuk bersama-sama datangi korban.

Di lokasi yang berada di Kampung Hauan Tegal, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, korban rupanya juga tengah bersama teman-temannya.

Bentrokan antar dua kelompok ini pun tak terelakkan.

“Korban dikeroyok menggunakan senjata tajam yang sudah persiapkan. Atas kejadian tersebut, ia mengalami luka di bagian pergelangan tangannya yang putus,” ujar Arief.

Baca Juga :  Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Setelah peristiwa itu polisi melakukan penyelidikan dan pengejaran. Hasilnya berhasil menangkap dua pelaku yang melukai korban yakni AP (17) dan MI (17).

Kekinian, Satreskrim Polresta Tangerang masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku lainnya yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

“Kedua pelaku diganjar Pasal 170 dan Pasal 169 KUHP tentang Pengeroyokan. Terancam hukuman paling lama di atas lima tahun penjara,” tukas Arief. (suara.com)

Berita Terkait

Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar
Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?
Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur
Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:04 WIB

Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Selasa, 3 November 2026 - 05:33 WIB

Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Berita Terbaru