Dikawal Ratusan Pendukungnya di Persidangan, Mantan Presiden Donald Trump Mengaku Tidak Bersalah atas 37 Dakwaan Federal

- Jurnalis

Rabu, 14 Juni 2023 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Presiden AS Donald Trump menyapa para pendukungnya saat mengunjungi restoran

Mantan Presiden AS Donald Trump menyapa para pendukungnya saat mengunjungi restoran "Versailles" di kota Miami, Florida Selasa, 13 Juni 2023.

1TULAH.COM-Mantan Presiden Donald Trump masih mempunyai pendukung setia. Di tengah dakwaan yang dikenakan kepadanya saat meninggalkan Gedung Putih, ratusan pendukungnya mengikuti proses persidangan di pengadilan federal.

Dalam kesempatan ini Donald Trump mengaku tidak bersalah atas dakwaan yang dituduhkan kepadanya terkait menyembunyikan ratusan dokumen rahasia, keamanan pemerintah saat meninggalkan Gedung Putih.

Mantan Presiden Donald Trump muncul di hadapan hakim federal di Miami pada hari Selasa (13/6/2023), untuk menyatakan diri tidak bersalah atas tuduhan bahwa ia secara ilegal menyimpan ratusan dokumen rahasia, keamanan pemerintah setelah ia meninggalkan Gedung Putih, dan menghalangi upaya pemerintah untuk mengambilnya kembali.

Trump membuat sejarah pekan lalu ketika dewan juri federal mendakwanya dengan 37 dakwaan kriminal, termasuk 31 dakwaan “dengan sengaja menahan” informasi rahasia pertahanan nasional di Mar-a-Lago, kediamannya di Florida, dan klub pribadinya.

Sidang mantan presiden itu diadakan di bawah pengamanan ketat, sementara ratusan pendukung Trump berkumpul di luar.

Trump telah meminta para pendukungnya untuk berunjuk rasa di Miami. Hal itu meningkatkan kekhawatiran bahwa pertemuan tersebut dapat meningkat menjadi kekerasan. Tapi proses pengadilan pada Selasa sore tadi berlangsung tanpa insiden.

Baca Juga :  Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang 'Menciut'

Iring-iringan mobil mantan presiden memasuki gedung pengadilan sesaat sebelum pukul 14:00, sementara para pendukung yang berdiri di belakang garis polisi berteriak, “Kami Cinta Trump.”

Ia kemudian diproses sebelum menghadap Hakim Jonathan Goodman untuk menyatakan diri tidak bersalah atas 37 dakwaan.

“Kami pasti mengajukan pembelaan tidak bersalah,” kata pengacara Trump Todd Blanche kepada hakim.

Tuduhan tersebut dipandang oleh beberapa ahli sebagai ancaman hukum terbesar yang dihadapi mantan presiden itu.

Dalam dakwaan setebal 49 halaman, Trump dituduh membawa ratusan dokumen rahasia dari Gedung Putih ke Mar-a-Lago, sebelum ia meninggalkan jabatannya pada Januari 2021, menyusul kekalahannya dari Presiden Joe Biden.

Dokumen-dokumen itu termasuk di antara rahasia pemerintah yang paling dijaga ketat. Dokumen-dokumen itu berisi informasi tentang program nuklir AS, potensi kerentanan AS dan sekutunya terhadap serangan dan rencana tanggapan yang mungkin dilakukan, menurut dakwaan tersebut. Pengungkapan dokumen-dokumen itu, kata dakwaan tersebut, dapat membahayakan keamanan nasional AS.

Masing-masing dari 31 dakwaan “menyimpan dengan sengaja” informasi rahasia pertahanan nasional yang diambilnya dari Gedung Putih diancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. Menyimpan dengan sengaja berarti dengan sengaja menyimpan dan menolak menyerahkan dokumen.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Enam dakwaan lainnya terhadap Trump berpusat pada dugaan atas upayanya untuk menyembunyikan penyimpanan dokumen setelah FBI dan dewan juri meminta agar dokumen-dokumen tersebut dikembalikan.

Menurut dakwaan, Trump menginstruksikan kepada salah satu pengacaranya untuk menyatakan bahwa dia tidak memiliki dokumen yang diminta oleh dewan juri.

Dan ketika pengacara menyarankan penggeledahan di Mar-a-Lago, Trump diduga memindahkan dokumen dari ruang penyimpanan ke kediamannya untuk menghindari deteksi.

Trump, kandidat presiden terkemuka dari Partai Republik, telah bereaksi menantang terhadap dakwaan tersebut, menyebutnya sebagai “penganiayaan kejam” oleh “departemen ketidakadilan yang digunakan sebagai senjata pemerintahan Biden” dan bersumpah untuk terus berkampanye bahkan jika dia dinyatakan bersalah.

“Saya tidak akan pernah pergi,” kata Trump kepada Politico dalam sebuah wawancara hari Sabtu.

Ia diharapkan terbang ke New Jersey setelah dakwaannya untuk menyampaikan pidato pembelaannya dan menjadi tuan rumah penggalangan dana pertama dari kampanyenya untuk pemilihan presiden 2024. (Sumber:voaindonesia.com)

 

 

Berita Terkait

Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China
UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak
KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai
Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”
Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam
Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:17 WIB

Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China

Rabu, 22 April 2026 - 15:16 WIB

UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak

Rabu, 22 April 2026 - 14:37 WIB

KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 - 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam

Rabu, 22 April 2026 - 07:15 WIB

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 15:39 WIB

3 Pelaku Pembunuhan Sadis di Benangin Berhasil Ditangkap, Satu Diantarnya Perempuan

Berita Terbaru