Diduga Mencemari Lingkungan, Empat Perusahaan Batubara di Barsel Ini Berkali-kali Diadukan ke Pemkab, Tapi Hasilnya…..

- Jurnalis

Minggu, 11 Juni 2023 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Suasana mediasi antara warga Desa Muara Singan, Kecamatan GBA bersama Pemkab Barsel, Jumat (9/6/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Suasana mediasi antara warga Desa Muara Singan, Kecamatan GBA bersama Pemkab Barsel, Jumat (9/6/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Puluhan warga Desa Muara Singan, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA), Kabupaten Barito Selatan (Barsel), mendatangi Kantor Bupati, dengan tujuan menyampaikan keluhan terkait dengan adanya pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh sejumlah perusahaan batubara yang beroperasi di wilayah setempat, Jumat (9/6/2023).

Perusahaan yang diduga melakukan pencemaran lingkungan tersebut yakni PT. MUTU, PT. Wahana Agung Sejahtera (WAS), PT. Elektra Global dan PT. Palopo Indah Raya (PIR).

Ke empat perusahaan tersebut bergerak di bidang pertambangan batubara  di wilayah Kecamatan GBA, Kabupaten Barsel.

“Berbicara masalah limbah dan pencemaran lingkungan yang kami duga dilakukan oleh sejumlah perusahaan batubara itu, kami sudah seringkali diajak mediasi, namun sampai sekarang masih belum ada realisasinya,” ujar Rendy Kepala Desa (Kades) Desa Muara Singan, Kecamatan GBA kepada wartawan di Buntok.

Ia menerangkan, karena tidak ada realisasi dari pihak perusahaan,  maka pihaknya bersepakat untuk mendatangi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel, untuk meminta bantuan serta memberikan solusi terbaik dari permasalahan tersebut.

Supaya pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan GBA, khususnya di Desa Muara Singan dapat memenuhi kewajibannya, termasuk memperhatikan kondisi alam setempat, serta menanggulangi pencemaran lingkungan yang dampaknya saat ini masih dirasakan oleh masyarakat setempat.

Sebab, lanjutnya, dulu sebelum perusahaan batubara itu beroperasi di wilayah GBA, sungai Ayuh dan danau Tarusan kondisinya sangat bersih.Baik sungai maupun danau itu juga menjadi satu-satunya sumber mata air yang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, namun sekarang sungai tersebut keruh dan tidak bisa dimanfaatkan lagi oleh masyarakat setempat.

Baca Juga :  Tegas! Presiden Prabowo Beri Ultimatum ke TNI, Polri, dan Jaksa: "Bintangmu dari Rakyat, Jangan Pernah Lupa!"

“Hal itu dipicu oleh aktivitas empat perusahaan tambang batubara itu yang diduga telah mencemari aliran sungai dan danau, sehingga warga Desa kami tidak dapat lagi memanfaatkan air dari sungai Ayuh dan danau Tarusan itu untuk keperluan sehari-hari mereka, karena airnya sudah tercemar akibat limbah dari perusahaan, ditambah lagi pepohonan di bantaran sungainya banyak yang mati,” terang Rendy.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barsel Edy Purwanto menyampaikan, dari hasil mediasi bersama warga Desa tadi, mereka meminta kepada pihak perusahaan untuk membantu menyediakan sarana air bersih, berupa penampungan air serta pompa air dan menurut data yang disampaikan mereka, warga di Desa Muara Singan berjumlah kurang lebih 160 KK dari lima RT yang terdampak dan memerlukan penampungan air bersih dengan kapasitas 1.200 Liter serta pompa air.

“Sebagai informasi, berdasarkan hasil uji laboratarium oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), air sungai Ayuh dan danau Tarusan termasuk dalam kategori tidak layak untuk dikonsumsi,” ujar Sekda.

Baca Juga :  Dikritik "Cari Aman", Indonesia Hanya Utus Dubes ke Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran

Ia menuturkan, sebagaimana diketahui warga bersama pihak Kecamatan GBA, sebelumnya sudah beberapa kali melakukan mediasi dengan ke empat perusahaan tersebut, namun belum ada menemukan solusi atau kesepakatan dari kedua belah pihak.

Ia menambahkan, setelah melalui pembahasan yang cukup sengit, mediasi tersebut akhirnya menghasilkan kesepakatan bahwa pihak perusahaan bersedia memenuhi permintaan warga, serta meminta tenggat waktu satu minggu untuk melakukan koordinasi dan pendataan agar dapat melaksanakan semua permintaan warga Desa tersebut.

“Dengan adanya pertemuan ini, saya berharap pihak perusahaan akan segera memenuhi semua tuntutan warga itu, sehingga warga terutama Desa Muara Singan bisa memanfaatkan dan mendapatkan air bersih yang layak untuk dikonsumsi,” tutur Edy Purwanto.

Sementara itu, Camat GBA Yost Ellgoland mengatakan, hal ini  berawal dari pengaduan masyarakat dan dari hasil pertemuan di Balai Desa Muara Singan sejak Bulan September 2022 lalu bersama PT. MUTU, PT. Elektra Global, PT. PIR dan PT. WAS

“Sebenarnya permasalahan ini sudah lama, terlebih lagi hasil uji laboratorium dari pihak DLH Kabupaten Barsel belum ada kejelasan, begitu juga dengan perjanjian pihak perusahaan kepada warga Desa yang akan membuatkan Tandon air untuk masyarakat pun belum ada realisasinya hingga saat ini,” kata Yust Ellgoland. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Gedung Bundar Digoyang Isu, Jampidsus Pastikan Pengusutan Kasus Korupsi Tidak Terganggu!
Tegas! Presiden Prabowo Beri Ultimatum ke TNI, Polri, dan Jaksa: “Bintangmu dari Rakyat, Jangan Pernah Lupa!”
Apresiasi Awak Media, Danyonif TP 924/Uria Mapas Sebut Pers Mitra Strategis TNI
Pemkab Mura Bahas Strategi Tingkatkan Pelayanan Dasar bagi Masyarakat
Polemik Perpres Nomor 111 Tahun 2025: Budaya LGBTQ Masuk Daftar Ancaman Nonmiliter, Pengamat Soroti Risiko HAM
Piala Dunia 2026: Cetak Gol dan Assist, Mbappé Bawa Prancis Bungkam Maroko 2-0
Kabar Duka: Mantan Mendag dan Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia
Bupati Heriyus Resmikan Aula Christian Center
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:27 WIB

Gedung Bundar Digoyang Isu, Jampidsus Pastikan Pengusutan Kasus Korupsi Tidak Terganggu!

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:18 WIB

Tegas! Presiden Prabowo Beri Ultimatum ke TNI, Polri, dan Jaksa: “Bintangmu dari Rakyat, Jangan Pernah Lupa!”

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:27 WIB

Apresiasi Awak Media, Danyonif TP 924/Uria Mapas Sebut Pers Mitra Strategis TNI

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:16 WIB

Pemkab Mura Bahas Strategi Tingkatkan Pelayanan Dasar bagi Masyarakat

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:25 WIB

Piala Dunia 2026: Cetak Gol dan Assist, Mbappé Bawa Prancis Bungkam Maroko 2-0

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:33 WIB

Kabar Duka: Mantan Mendag dan Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:09 WIB

Bupati Heriyus Resmikan Aula Christian Center

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:05 WIB

GKE Expo sebagai Wadah Pemberdayaan Masyarakat

Berita Terbaru