Presiden Iran Ibrahim Raisi Bertemu Tokoh-tokoh Islam Indonesia, Sampaikan ISIS Merusakan Citra Islam

- Jurnalis

Jumat, 26 Mei 2023 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Iran Ebrahim Raisi, ketiga kiri, melaksanakan shalat Dzuhur di Masjid Istiqlal di Jakart, hari Rabu, 24 Mei 2023.

Presiden Iran Ebrahim Raisi, ketiga kiri, melaksanakan shalat Dzuhur di Masjid Istiqlal di Jakart, hari Rabu, 24 Mei 2023.

1TULAH.COM-Negara Iran yang selama ini identik dengan kelompok syiah ternyata mempunyai kepedulian sangat besar terhadap perdamaian dunia, dan citra positif Islam di mata dunia Internasional.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, Presiden Iran Ibrahim Raisi berupaya membuka mata dunia Islam terhadap bahaya gerakan ISIS, karena sangat merusakan citra Islam.

Padahal, ujarnya, gerakan kelompok ISIS dengan konsep Kekhilfahannya sama-sekali tidak mendapat dukungan dari Negara-negara Islam, tetapi kelompok ini banyak sekali memperdaya generasi muda Islam untuk bergabung ke dalamnya.

Presiden Iran Ibrahim Raisi hari Rabu (24/5/2023) mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh Islam di Masjid Istiqlal, Jakarta. Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, dan Ketua Komisi Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bunyan Saptomo ikut hadir dalam pertemuan itu.

Berbicara di Masjid Istiqlal, setelah mengikut salat zuhur berjamaah, Presiden Iran Ibrahim Raisi menegaskan tentangannya terhadap milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah), yang menurutnya telah merusak citra Islam.

Ia merujuk pada organisasi teroris yang berupaya mendirikan kekhalifahan, di bagian utara Irak dan Suriah pada 2014.

Iran adalah negara pertama yang menyampaikan kesediaan menjadi anggota pasukan koalisi untuk melawan ISIS.

Islam adalah agama yang memperhatikan kaum yang lemah dan tidak berdaya, yang mendorong persatuan dan kesatuan umat, bukan agama yang memprovokasi terjadinya pertikaian dan perpecahan, ujar Raisi dengan bantuan penerjemah dari Kedutaan Besar Iran di Jakarta.

Baca Juga :  Benjamin Netanyahu Sebut Israel Berada dalam Situasi Sulit

“Kita melihat (ISIS) dapat menarik banyak pemuda pemudi, yang ditarik, yang ditipu. Berbagai pembunuhan brutal dilaksanakan oleh kelompok yang keluar dari agama ini. Slogannya adalah slogan Islam tapi jauh dari nilai-nilai Islam,” kata Raisi.

Pemimpin yang mulai berkuasa sejak tahun 2021 itu, juga mengajak semua umat Islam untuk memberi perhatian dan membantu perjuangan Palestina, dan juga umat Islam yang sedang mengalami penindasan, seperti warga Muslim-Uighur di Myanmar.

Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri MUI Bunyan Saptomo, yang hadir dalam pertemuan di Istiqlal itu, mengatakan para tokoh organisasi Islam juga mendengarkan pandangan Raisi mengenai persahabatan antara Indonesia dan Iran.

“Dia (Ibrahim Raisi) menyampaikan peran masjid sangat penting bagi umat Islam. Bukan hanya tempat ibadah, tapi juga sebagai tempat untuk pembinaan umat, pemajuan umat, pusat ilmu pengetahuan, dan pusat penanggulangan kemiskinan. Jadi aspek sosialnya yang ditekankan,” ujar Bunyan.

Raisi memuji bangsa Indonesia dan umat Islam di Indonesia yang begitu aktif, dalam berbagai kegiatan internasional untuk perdamaian dunia, tambahnya. Ia juga menawarkan kerja sama di bidang kebudayaan.

Sementara itu, Pengamat Timur Tengah di Universitas Indonesia Yon Machmudi menilai kunjungan Raisi, pemimpin negara muslim Syiah, ke sebuah negara mayoritas Muslim di dunia yang merepresentasi aliran Sunni, merupakan hal penting.

Meskipun menyatukan Sunni dan Syiah membutuhkan waktu, tapi setidaknya hal itu sudah dimulai, ujar Yon.

Baca Juga :  Monev Kinerja Pembangunan di Kecamatan Laung Tuhup

“Tapi langkah itu sebenarnya sudah dimulai. Sinyalnya ketika normalisasi (hubungan) Saudi dan Iran sudah dilakukan. Ini menjadi sebuah pijakan pertama untuk bisa memperluas komunikasi dengan dunia Islam yang lain,” tutur Yon.

Yon menambahkan pertemuan Raisi dengan tokoh-tokoh organisasi kemasyarakatan Islam adalah sebuah sinyal bahwa Iran sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Indonesia, meskipun harus diakui sebagian besar masyarakat Indonesia masih sulit menerima keberadaan kelompok Syiah.

Menurutnya, relasi Indonesia dan Iran saat ini muncul karena keterbukaan yang terjadi di Iran, yang memang menginginkan bisa bekerjasama dengan negara lain.

Normalisasi hubungan Iran-Arab Saudi pada awal Maret lalu merupakan peristiwa yang sangat penting dan dimanfaatkan baik sekali oleh Iran untuk melakukan kerja sama dengan banyak negara.

Raisi, tambah Yon, juga merupakan pemimpin yang sangat kuat karena berasal dari kalangan ayatollah yang memiliki wewenang sangat luas. Itulah sebabnya kebijakan Raisi senantiasa didukung oleh struktur politik yang ada di Iran. Dibanding presiden Iran sebelumnya, Raisi dinilai lebih terbuka dan menghormati kebijakan negara-negara tetangganya.

Sehari sebelum berbicara di Masjid Istiqlal, Raisi bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor. Kedua pemimpin negara tersebut membahas situasi geopolitik dunia dan menyepakati sejumlah kerja sama, antara lain dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba. (Sumber:voaindonesia.com)

 

Berita Terkait

Kate Middleton Tampil Perdana di Publik Sejak Umumkan Terkena Kanker
Delapan Tentara Israel Tewas dalam Penyergapan di Gaza
Persyaratan Damai Rusia Dikecam pada Pertemuan KTT Ukraina
Gibran Rakabuming Sumbang Sapi Limosin 700 kg ke Masjid Al-Azhar
Dewan Ajak Masyarakat Barsel Sukseskan Pilkada 2024
Ini Dia Perbedaan Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah dan Keutamaanya!
Dinkes Imbau Masyarakat Tak Gunakan Kantong Plastik Sekali Pakai untuk Daging Kurban
Tarif Ambulans Terlalu Mahal, Orang Tua Ini Terpaksa Antar Jenazah Bayi Pakai Ojol
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 16:30 WIB

Kate Middleton Tampil Perdana di Publik Sejak Umumkan Terkena Kanker

Minggu, 16 Juni 2024 - 16:27 WIB

Delapan Tentara Israel Tewas dalam Penyergapan di Gaza

Minggu, 16 Juni 2024 - 16:25 WIB

Persyaratan Damai Rusia Dikecam pada Pertemuan KTT Ukraina

Minggu, 16 Juni 2024 - 16:24 WIB

Gibran Rakabuming Sumbang Sapi Limosin 700 kg ke Masjid Al-Azhar

Minggu, 16 Juni 2024 - 10:39 WIB

Dewan Ajak Masyarakat Barsel Sukseskan Pilkada 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 - 23:07 WIB

Ini Dia Perbedaan Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah dan Keutamaanya!

Sabtu, 15 Juni 2024 - 23:05 WIB

Dinkes Imbau Masyarakat Tak Gunakan Kantong Plastik Sekali Pakai untuk Daging Kurban

Sabtu, 15 Juni 2024 - 19:33 WIB

Tarif Ambulans Terlalu Mahal, Orang Tua Ini Terpaksa Antar Jenazah Bayi Pakai Ojol

Berita Terbaru

Internasional

Kate Middleton Tampil Perdana di Publik Sejak Umumkan Terkena Kanker

Minggu, 16 Jun 2024 - 16:30 WIB

Tentara Israel menyusuri perbatasan Israel-Suriah dalam upaya mereka melancarkan aksi aneksasi. [AFP]

Internasional

Delapan Tentara Israel Tewas dalam Penyergapan di Gaza

Minggu, 16 Jun 2024 - 16:27 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin sedang melakukan konferensi pers (Twitter.com/President of Rusia)

Internasional

Persyaratan Damai Rusia Dikecam pada Pertemuan KTT Ukraina

Minggu, 16 Jun 2024 - 16:25 WIB

Olahraga

Ana/Tiwi Raih Gelar Juara BWF Super 500 Australian Open 2024

Minggu, 16 Jun 2024 - 16:22 WIB

error: Content is protected !!