1TULAH.COM, Muara Teweh – Banyak dokter enggan bertugas di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Penyebabnya tidak saja karena masuk daerah terujung. Tunjangan yang mereka dapat juga kecil.
Hal ini terungkap saat DPRD Barito Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), bersama managemen RSUD Muara TEweh, BPJS, dinas kesehatan dan 17 Kepala Puskesmas, Selasa 16 Mei 2023, lalu.
“Tunjangan yang kecil jadi salah satu alasan bagi para dokter enggan bertugas di daerah kita. Di kabupaten tetangga Bartim dan Murung Raya, tunjangan untuk dokter umum terendah Rp7 juta sampai Rp10 juta. Di tempat kita Barito Utara tunjangan dokter umum hanya Rp5 juta,” kata Rahman, Pj Kasi Program Pelayanan Jaminan Kesehatan Legislasi Akrditasi pad kantor di Dinas Kesehatan Barito Utara, memaparkan di hadapan wakil rakyat.
Terkait hal ini, sejumlah anggota DPRD Barito Utara mengusulkan dilakukan lagi Rapat Dengar Pendapat (RDP) khusus.
“Masukan ini sangat penting dan tentu akan kita tindaklanjuti. Karena terkait anggaran nantinya kita undang Sekda pada RDP khusus,” kata Wakil Ketua I DPRD Barito Utara, Parmana Setiawan.
Kenapa harus cepat ditindaklanjuti, menurut Parmana Setiawan, saat ini rumah sakit maupun belasan puskesmas di Barito Utara kekurangna tenaga dokter, baik umum maupun spesialis.
Karenanya, hal ini sangat penting di rapatkan. belum lagi bicara mengenai dana operasional puskesmas dan masalah usulan perbaikan rumah dinas dokter dan perawat di kecamatan-kecamatan.
Ditambahkan, Parmana, keberadaan dokter sangat penting. Apalagi di kecamatan dan desa. Apalagi pemerintah daerah mempunyai komitmen untuk memberikan pelayanan hingga tingkat terendah.
“Agar dokter mau bertugas di daerah pedalaman, Pemerintah Daerah Barito Utara perlu menganggarkan dana untuk insentif dokter yang wajar. Tadi sudah dijelaskan oleh dinas intansi terkait, bahwa tunjangan di tempat kita ternyata sangat minim. Berbeda dengan di kabupaten tetangga,” terangnya.(*)

![Presiden Prabowo Subianto dan Bahlil Lahadalia di resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju pada Minggu, 26 April 2026 [Suara.com/Tiara Rosana]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/kondangan-360x200.jpg)
![El Rumi dan Syifa Hadju [Instagram/elrumi]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/EL-RUMI-NIKAH-360x200.jpg)
![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer bersiap menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/sgd/wsj]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/noel-ancam-225x129.jpg)








![Terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer bersiap menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/sgd/wsj]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/noel-ancam-360x200.jpg)

![Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Senin (16/10/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/gugat-mk-tni-360x200.jpg)







