1tulah.com, MUARA TEWEH-Pelaksanaan pekerjaan pelebaran ruas jalan Nasional di Kecamatan Teweh Baru, belum bisa terlaksana hingga sekarang.
Hal ini menjadi perhatian serius Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Barito Utara.
Dalam waktu yang terisasa tinggal dua pekan ini, Dinas Perkimtan dituntut untuk membereskan pendataan lahan pada lokasi pelebaran Jalan Nasional dari Simpang Polimat menuju Simpang Bandara HM Sidik di Kecamatan Teweh Baru.
Sebagai gambaran, dari sekitar 372 persil yang akan dibebaskan pada lokasi jalan tersebut, tercatat masih ada 122 persil belum terdata, atau pemilik belum menyerahkan foto kopi sertifikat, karena berbagai alasan.
“Waktu untuk pendataan sekitar 2 minggu lagi. Selesai atau tidak, kita segera laksanakan konsultasi publik,” ujar Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Barito Utara, Fery Kusmiadi, Senin (8/5/2023).
Dinas Perkimtan mendata pemilik lahan diawali dengan sosialisasi, dengan melibatkan Dinas Perkimtan, Pemerintah Kecamatan Teweh Baru, Pemerintah Kelurahan Jingah, dan Pemdes Hajak.
Tetapi banyak pemilik lahan berada di luar kota, sehingga belum semua terdata. “Sekitar 50 orang pemilik berada di luar,” ungkap Fery.
Ditambahkannya, berdasarkan rencana kerja dan jadwal yang disusun Dinas Perkimtan, sebanyak 8 tahapan harus dilalui sebelum pekerjaan fisik oleh Dinas PUPR Barito Utara.
Tahapannya, lanjutnya, sebagai berikut persiapan atau perekaman, sosialisasi, pendataan pemilik lahan, penetapan lokasi tata bidang oleh Kantor BPN, konsultasi publik, penentuan ganti rugi oleh KJPP (Konsultan Jasa Pelayanan Publik), penetapan harga oleh KJPP, dan pembayaran harga lahan.
Selanjutnya, pada tahapan ke-5 yakni konsultasi publik akan melibatkan tim independen dari Konsultan Jasa Penilaian Publik (KJPP). Tim ini pula yang menetapkan harga atau nilai ganti rugi lahan
Sekadar informasi, ruas jalan dari Simpang Polimat menuju Simpang Bandara sepanjang 6.150 meter, akan dilebarkan menjadi 17 meter dengan 2 jalur. Lebar masing-masing jalur berkisar 7-8 meter.(Delia)









![Logo Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. [WBALTV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2025/12/dunia2026-225x129.jpg)
![Foto udara kerusakan rumah warga pasca diterjang banjir bandang di Desa Kota Lintang, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2025/12/bencana-sumut-225x129.jpg)

![Logo Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. [WBALTV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2025/12/dunia2026-360x200.jpg)
![Foto udara kerusakan rumah warga pasca diterjang banjir bandang di Desa Kota Lintang, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2025/12/bencana-sumut-360x200.jpg)







