1TULAH.COM, Muara Teweh – 17 pangkalan elpiji di bawah jaringan PT Borneo Berikari Mulia (BBM) di banned alias kena Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) pertamina.
Belum diketahui keputusan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) yang dilakukan pertamina terhadap 17 pangkalan penjual elpiji bersubsidi 3 kg itu. Apakah melanggar ketentuan atau 17 pangkalan itu diduga fiktif.
Keputusan PHU 17 pangkalan itu terbongkar saat di gelarnya rapat evaluasi pendistribusian elpiji yang dimpimpin Bupati Barito Utara Nadalsyah, pada Selasa 18 April 2023.
“Dari 62 pangkalan kami, 17 diantaranya di PHU oleh Pertamina. Hal itu dilakukan pertamina di awal bulan April,” kata wanita berjilbab, wakil managemen PT Borneo Berdikari Mulia, dihadapan forum rapat.
Mendengar perkataannya, Kapolres Barito Utara AKBP Gede Pasek Muliadnyana, kembali melontarkan pertanyaan. Kenapa 17 pangkalan itu sampai di banned atau dilakukan PHU pertamina? diterangkan karyawan PT Bernoe Berdikari Mulia, ke 17 pangkalan itu dilakukann pemutusan hubungna usaha karena tidak aktif alias tidak memenuhi isi perjanjian.
Kapolres tidak begitu saja mempercayai perkataan wanita itu, dan meminta anak buahnya, menelusuri ke 17 pangkalan yang di PHU itu.
Sales Manager Pertamina Rayon Barito, Kalteng, M Ridho Hasbullah, di konfirmasi terkait 17 pangkalan yang di PHU kembali tidak menjawab. Meski sudah membaca pertanyaan dan klarifikasi media ini, ia tetap memilih bungkam.
Begitu juga ketika dikonfirmasi terkait 3 agen yang mengambil gas ke SPBE Ampah, dan tidak mengambil di SPBE Hajak(Muara Teweh), M Ridho Hasbullah juga diam, tak mau memberikan statmen.
Sementara itu informasi yang diperoleh wartawan media ini, 17 pangkalan dibawah naungan PT Borneo Berdikari Mulia (BMM), di PHU diduga karena pangkalan-pangkalan itu fiktif.
Ke 17 pangkalan itu dari informasi yang diperoleh, berada di Kecamatan Teweh Timur dan Kecamatan Gunung Purei.
Kuat dugaan, masih banyak pangkalan diduga fiktif dilakukan PHU oleh pertamina. Karenanya, wartawan media ini terus akan mengupayakan konfirmasi kepada Sales Manager Pertamina Rayon Barito, Kalteng, M Ridho Hasbullah. Termasuk meminta konfirmasi jumlah kuota yang dikatakan naik, namun pengakuan agen di Muara Teweh, justru mengaku tidak mendapat kenaikan kuota tambahan gas elpiji.
Sementara itu, Bupati Barito Utara, Nadlasyah, dalam rapat ini menegaskan, para agen elpiji dan juga pangkalan diminta untuk tidak menjual elpiji bersubsidi sesuai kemauannya. Agen memiliki badan usaha, semestinya mengikuti regulasi pemerintah.
“Kami akan ambil langkah penanganan agar elpiji bersubsidi bisa dijual sesuai HET. Nanti agen dan pangkalan jangan komplen,” kata Nadalsyah.(*)







![Ilustrasi dampak kabut asap karhutla pada kesehatan tubuh. [Suara.com/Syahda]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/karhutla-ispa-225x129.jpg)



![Ilustrasi - Sejumlah aktivis menggelar Aksi Kamisan ke-902 di depan Istana Merdeka, Kamis (2/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/andrie-yunus-cemas-225x129.jpg)




![Ilustrasi dampak kabut asap karhutla pada kesehatan tubuh. [Suara.com/Syahda]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/karhutla-ispa-360x200.jpg)







![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

