Orang Tua Tiktoker Awbimax Didatangi Polisi, Kapolres Lampung Langsung Berikan Klarifikasi

- Jurnalis

Sabtu, 15 April 2023 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lampung Timur AKBP Rizal Muchtar temui orang tua Bima Awbimax Reborn, Jumat (14/4/2023) malam. Sumber foto : lampung.suara.com

Kapolres Lampung Timur AKBP Rizal Muchtar temui orang tua Bima Awbimax Reborn, Jumat (14/4/2023) malam. Sumber foto : lampung.suara.com

1TULAH.COM – Kasus yang melibatkan TikToker Awbimax yaitu Bima Yudho Saputro ternyata masih ramai diperbincangkan

Sebelumnya, pemuda bersama asli Bima Yudho Saputro itu mengunggah video berisi kritik atas infrastruktur Lampung melalui TikTok.

Diketahui, Bima Yudho Saputro yang kini tengah melanjutkan studi di Australia itu sempat viral lantaran melontarkan kritikan atas jalan di Lampung.

Bima lantas diadukan oleh advokat Ghinda Ansori ke polisi.

Bima Yudho Saputro menyebut jika ayahnya dipanggil oleh Bupati Lampung Timur, Dawam Rahardjo.

Kapolres Lampung Timur AKBP M. Rizal Muchtar pun langsung buka suara dan mendatangi rumah orang tua Bima Yudho Saputra pemilik akun TikTok Awbimax Reborn di Desa Ratna Daya, Kecamatan Raman Utara, Jumat (14/4/2023) malam.

Kedatangan Kapolres Lampung Timur beserta rombongan ini dalam rangka memastikan kebenaran berita mengenai adanya intimidasi terhadap orang tua Bima Awbimax Reborn.

Pasalnya sebelumnya sempat beredar berita mengenai adanya intimidasi yang dialami orang tua Bima Awbimax Reborn yang dilakukan oknum kepolisian.

“Kedatangan kami ke sini memastikan apakah benar ada intimidasi dari anggota saya seperti yang beredar di berita,” ujar Kapolres dikutip dari

Baca Juga :  Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Pada kesempatan itu, Juliman Rumbiono, ayah Bima, menyampaikan berita yang beredar tidak benar.

“Saya sampaikan berita yang beredar tentang intimidasi dari Kepolisian itu tidak benar. Memang siang tadi Kapolsek dan anggotanya datang, tapi bukan untuk intimidasi justru memastikan bahwa benar yang berada di video itu anak saya,” ucapnya

Sekitar pukul 10.00 WIB, Kapolsek beserta anggota sebelumnya menerima laporan tentang video Tik Tok tersebut.

Lalu mendatangi rumah orang tua Bima. Namun saat itu hanya bertemu Sri Ngatun, ibu Bima, sedangkan Juliman sedang menghadap Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Sekitar pukul 11.00 WIB Juliman berada di rumah.

Kemudian kembali Kapolsek Raman Utara datang ke rumah guna memastikan bahwa benar yang berada dalam video tersebut adalah anaknya dengan melihat beberapa identitas Bima, kemudian dipulangkan lagi.

Dalam pembahasan yang dilakukan Kapolres dengan keluarga Bima, Kapolres memerintahkan Kapolsek Raman Utara guna memberikan rasa aman.

Baca Juga :  Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto

“Saya perintahkan kepada Kapolsek dan anggotanya patroli untuk menciptakan rasa aman dan nyaman untuk keluarga Bapak sebagai antisipasi adanya oknum yang tidak bertanggung jawab,” ucap Kapolres.

Kapolres mengatakan jika ada yang mengintimidasi, silahkan lapor. “Bahkan apabila oknum Polri mengintimidasi bisa langsung lapor ke saya, akan saya tindaklanjuti,” kata AKBP M. Rizal Muchtar.

Juliman juga mengatakan sudah memberi nasehat kepada anaknya.

“Saya juga memberikan nasehat terhadap Bima bahwa jangan membuat konten seperti itu karena saya pegawai negeri sipil. Bahkan saya juga mengatakan bahwa anggota kepolisian yang datang hanya menanyakan identitasnya termasuk ijazah kemudian pamit pulang tanpa intimidasi,” ucap H Juliman.

Berdasarkan keterangan H Juliman, Bima merasa kecewa atas yang dialaminya karena tidak mendapat penghargaan atas prestasinya.

Kapolres Lampung Timur dan keluarga Bima berharap dengan adanya pertemuan ini membuka titik terang atas kesalahpahaman yang terjadi.

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : Lampung.suara.com

Berita Terkait

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan
Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta
Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Rabu, 4 November 2026 - 06:19 WIB

Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 14:44 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 13:04 WIB

Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Berita Terbaru