Anas Urbaningrum Bukan Ancaman, Moeldoko Disebut Penghasut dan Biang Adu Domba Polemik Partai Demokrat

- Jurnalis

Jumat, 7 April 2023 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BPOPKK DPP Partai Demokrat Herman Khaeron. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Ketua BPOPKK DPP Partai Demokrat Herman Khaeron. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

1TULAH.COM-Partai Demokrat yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tengah menghadapi tantangan serius. Tidak hanya terkait dengan polemic dualisme dengan kubu Demokrat Kongres Luar Biasa (KLB) yang dikomandani Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, melainkan pascabebasnya Anas Urbaningrum pada 10 April 2023 ini.

Mantan Ketua Partai Demokrat yang tersandung kasus Tipikor Hambalang ini, disebut-sebut akan menjadi ancaman serius bagi Partai Demokrat yang dipimpin AHY.

Namun Ketua Badan Pembina Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOPKK) DPP Partai Demokrat Herman Khaeron berkeyakinan Anas Urbaningrum tidak memiliki niat jahat terhadap Demokrat.

Menurut Herman, narasi yang keluar selama ini perihal niatan balas dendam Anas ke Demokrat, lantaran ada pihak lain yang ingin mengadu domba.

Sedangkan, Kubu Demokrat Kongres Luar Biasa (KLB) yang dikomandoi Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko, sebelumnya mengklaim jika bebasnya Anas bisa membantu mereka melawan Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Herman menganggap kubu Moeldoko ini yang menjadi penghasut dan biang adu domba antara Anas dan Demokrat.

“Ya dia kan hanya pandai mengadu domba saja, ini kan kubu-kubu opportunities yang dia mengambil keuntungan saja, oportunis. Ini manusia-manusia oportunis yang mengambil keuntungan,” kata Herman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (6/4/2023).

Baca Juga :  Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Padahal menurut Herman, Anas usai bebas dari penjara belum tentu memiliki niat jahat sebagaimana yang ingin dilakukan kubu Moeldoko terhadap Demokrat di bawah AHY.

“Mas Anas belum tentu punya niat seperti itu, sekarang sudah diadu domba oleh mereka-mereka itu. Jadi menurut saya, sudah lah berhenti, keadilan itu akan tiba pada saatnya,” kata Herman.

“Kalau dia merasa bahwa saat ini terus mencari pembenaran, bukan menjadi kebenaran, dan dia memang sudah nyata2 merasa sala, ya sudah berhenti gituloh, berhenti. Jangan sampai diberhentikan Tuhan,” ujar Herman.

Klaim Kubu Moeldoko

Kubu Demokrat KLB yang dikomandoi Moeldoko mengklaim, jika bebasnya Anas Urbaningrum bisa membantu pihaknya untuk melawan Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Kubu Demokrat Moeldoko mengaku sudah mendapatkan informasi eks ketua umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum bakal bebas dari Lapas Sukamiskin pada 10 April 2023 mendatang.

“Hal ini tentu akan memberikan sentuhan terindah lagi bagi eksistensi Partai Demokrat KLB pimpinan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, dan akan lebih mempunyai daya hajar yang dahsyat bagi para politisi kubu AHY penghamba SBY yang memberhalakan politik dinasti dan tirani,” kata Kepala Departemen Komunikasi dan Informatika Demokrat kubu Moeldoko, Saiful Huda Ems kepada wartawan, Rabu (5/4/2023).

Baca Juga :  Pemkab Mura Gelar Pasar Murah, Jaga Stabilitas Harga

Apalagi, ia mengklaim, jika Anas akan membuka rahasia korupsi Wisma Atlet Hambalang beserta beberapa kasus mega korupsi lainnya di masa kepemimpinan nasional SBY.

“Hal-hal tersebut di ataslah kiranya yang lebih harus kami fokuskan dalam agenda kerja Partai Demokrat KLB ke depan, daripada melayani AHY yang mulai linglung dan yang akan terus dagdigdug hatinya berguncang menanti Anas Urbaningrum yang akan segera bebas,” tuturnya.

“Dan menghempaskan berbagai fakta mega korupsi tempo dulu yang mengarah pada singgasana kepemimpinan bapaknya,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia meminta semua pihak menunggu saja kebebasan Anas dan bergabung bersama kubu Moeldoko melawan Demokrat kepemimpinan AHY.

“Mari kita nantikan serial AHY yang mulai linglung, dagdigdug hatinya berguncang, Anas Urbaningrum tak lama lagi akan bebas dan bergabung dengan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Koboi-koboi politisi Cikeas akan siap-siap lari dan bersembunyi di balik tameng-tameng tipis dan rapuh kepalsuannya sendiri selama ini,” katanya. (Sumber:suara.com)

 

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Berita Terbaru