Longsor di Bogor, Dua Pedagang Tewas

- Jurnalis

Selasa, 21 Maret 2023 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi longsor

Ilustrasi longsor

1tulah.com – Dua orang pedagang bernama Bustomi (32) dan Pipih (30) meninggal dunia setelah tertimpa material longsor.

Longsor terjadi tepatnya di Puncak Bogor di wisata Curug Cilember Puncak, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Polisi menyebut bencana tanah longsor terjadi pukul 12.30 WIB Senin (20/03/2023).

“Pukul 12.30 WIB terjadi bencana tanah longsor yang bertempat di parkiran wisata Curug Cilember Kampung Bungur yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia,” kata Kapolsek Megamendung, Polres Bogor AKP Edy Santosa di Bogor.

Baca Juga :  Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Ia menyebutkan Bustomi dan Pipih yang merupakan pedagang basreng saat itu sedang berteduh di tempat berjualan ketika hujan dengan intensitas tinggi.

“Tiba-tiba terjadi tanah longsor yang menimpa mereka, kedua korban yang tertimpa longsor meninggal dunia,” ungkapnya.

Edy menjelaskan kedua korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Paru Goenawan (RSPG) setelah berhasil dievakuasi dari material longsoran. Namun, nyawanya tak tertolong.

Baca Juga :  MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

“Baik personel Polsek Megamendung dan koramil juga perangkat desa Kecamatan Megamendung mendatangi TKP dan melihat benar adanya longsor yang mengakibatkan adanya dua orang korban, pihak keluarga korban telah diberitahukan dan menerima bahwa ini sebuah ujian cobaan,” kata dia.

Hingga Senin petang, kata dia, kedua korban masih berada di rumah sakit untuk pemeriksaan dan proses pembersihan sembari menunggu dijemput oleh pihak keluarga.

(sumber : suara.com).

Berita Terkait

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana
MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB