Inflasi Global Mulai Menghantam Bisnis Media, News Corp Pangkas 5 % Karyawannya atau Setara 1.250 Orang.

- Jurnalis

Minggu, 12 Februari 2023 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jurnalisme (Unsplash)

Ilustrasi jurnalisme (Unsplash)

1TULAH.COM-Inflasi yang terjadi secara global tak hanya berdampak serius kepada sektor usaha manufaktur maupun harga-harga barang, melainkan juga kepada bisnis media.

Di tingkat internasional yang secara terang-terangan mengumumkan terdampak langsung dari inflasi global ini adalah News Corp. Perusahaan media yang berkantor pusat di Amerika Serikat ini, akan memangkas 5 persen dari jumlah karyawannya atau setera 1.250 orang.

Awan gelap tengah menyelimuti bisnis media secara global, perusahaan News Corp mengatakan, mereka akan memangkas 5% dari tenaga kerjanya, atau 1.250 pekerjanya pada Kamis mendatang.

Pernyataan itu disampaikan setelah konglomerasi media itu gagal, mencapai perkiraan Wall Street triwulanan, untuk keuntungan dan pendapatan, dirugikan oleh penurunan di seluruh bisnisnya, termasuk berita.

Mengutip CNN pada Minggu (12/2/2023), perusahaan juga mengatakan telah mengeluarkan $6 juta dalam biaya satu kali yang terkait dengan rencananya untuk bergabung dengan Fox Corp, yang dibatalkan Rupert Murdoch, ketua eksekutif News Corp dan wakil ketua Fox, pada bulan Januari.

Baca Juga :  Pengawasan Beras SPHP Kalimantan Tengah untuk Jamin Mutu dan Keamanan Pangan

Kemerosotan belanja iklan oleh bisnis yang terkena dampak kenaikan inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi, telah merusak salah satu sumber pendapatan utama bagi perusahaan seperti News Corp (NWS), yang menerbitkan Wall Street Journal.

“Lonjakan suku bunga dan inflasi akut berdampak nyata pada semua bisnis kami,” kata Chief Executive Robert Thomson dalam sebuah pernyataan.

Saham perusahaan turun hampir 3% dalam perdagangan diperpanjang Kamis.

Untuk mengatasi perlambatan, Thomson mengatakan ada sejumlah inisiatif yang sedang dilakukan, termasuk PHK yang akan dilakukan di semua bisnis dan menghasilkan penghematan tahunan minimal $130 juta.

Perusahaan mengatakan, pada kuartal ketiga diharapkan untuk melihat biaya satu kali terkait dengan penarikan proposal Fox-News Corp dan eksplorasi penjualan Move Inc yang diumumkan sebelumnya, yang mengoperasikan situs web Realtor.com, ke CoStar Group.

Baca Juga :  Skandal 'Perusahaan Ibu': Mengapa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjerat Korupsi Meski Bergelimang Harta?

Divisi Dow Jones, yang mencakup WSJ, melaporkan kenaikan pendapatan sebesar 11% menjadi $563 juta pada kuartal tersebut, dengan pertumbuhan yang kuat dalam bisnis informasi profesionalnya.

Langganan untuk WSJ dan Grup Barron mendekati 5 juta untuk pertama kalinya. Namun, pendapatan turun 3% dari tahun lalu, menjadi $139 juta.

Pendapatan iklan News Corp pada kuartal kedua turun 10,6% menjadi $464 juta. Pendapatan iklan Fox pada kuartal Desember naik 4% berkat dorongan dari Piala Dunia dan pemilihan paruh waktu AS.

Total pendapatan adalah $2,52 miliar pada kuartal kedua yang berakhir 31 Desember, sementara analis rata-rata mengharapkan $2,55 miliar, menurut data Refinitiv.

Laba per saham yang disesuaikan adalah 14 sen, sementara analis mengharapkan 19 sen. (Sumber:suara.com)

 

Berita Terkait

Momen Buka Puasa Bersama di Makodim 1012/Buntok: Wujud Kebersamaan TNI, Forkopimda, dan Masyarakat
Pemkab Murung Raya Laporkan Realisasi APBD 2025, Begini Kata Wabup
Ketegangan Timur Tengah Memuncak! Iran Lancarkan Gelombang Serangan Rudal Balasan ke-28 ke Israel
KPK Periksa Ulang Budi Karya Sumadi Kasus Suap Proyek Jalur Kereta DJKA
Pemkab Murung Raya Komitmen Perkuat Pertanian Lewat Raperda Kelompok Tani
Jalan di Barito Selatan Rusak Parah, DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Pemda Segera Perbaiki
Stop Kriminalisasi! Komnas HAM Temukan Keterlibatan Aparat Prematur di Sengketa Tanah
Harga Minyak Dunia Tembus $108: Selat Hormuz Ditutup, APBN Indonesia Siaga Satu!
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:51 WIB

Momen Buka Puasa Bersama di Makodim 1012/Buntok: Wujud Kebersamaan TNI, Forkopimda, dan Masyarakat

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:17 WIB

Pemkab Murung Raya Laporkan Realisasi APBD 2025, Begini Kata Wabup

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:11 WIB

Ketegangan Timur Tengah Memuncak! Iran Lancarkan Gelombang Serangan Rudal Balasan ke-28 ke Israel

Senin, 9 Maret 2026 - 18:58 WIB

KPK Periksa Ulang Budi Karya Sumadi Kasus Suap Proyek Jalur Kereta DJKA

Senin, 9 Maret 2026 - 18:02 WIB

Pemkab Murung Raya Komitmen Perkuat Pertanian Lewat Raperda Kelompok Tani

Senin, 9 Maret 2026 - 16:10 WIB

Jalan di Barito Selatan Rusak Parah, DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Pemda Segera Perbaiki

Senin, 9 Maret 2026 - 15:48 WIB

Stop Kriminalisasi! Komnas HAM Temukan Keterlibatan Aparat Prematur di Sengketa Tanah

Senin, 9 Maret 2026 - 08:36 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus $108: Selat Hormuz Ditutup, APBN Indonesia Siaga Satu!

Berita Terbaru

W alias Y, tersangka penganiaya ayah kandung di Ampah, Kabupaten Barito Timur.(Foto : Humas Polres Barito Timur)

TAMIANG LAYANG

Pria di Ampah Aniaya Ayah Kandung dengan Badik, Pelaku Diamankan Polisi

Selasa, 10 Mar 2026 - 19:38 WIB