Buat yang Mageran, Kebiasaan Hanya Duduk dan Tiduran Bakal Turunkan Daya Ingat

- Jurnalis

Rabu, 1 Februari 2023 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi malas gerak. Sumber foto : freepik

Ilustrasi malas gerak. Sumber foto : freepik

1TULAH.COM – Pada saat ini yang sering mager atau malas gerak sudah menjadi trend di kalangan masyarakat.

Karena semakin kesini banyak manusia yang terlalu nyaman untuk tidak melakukan aktivitas berat atau segala macam.

Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Epidemiology and Community Health menyebut malas berolahraga dan hanya duduk atau tiduran dikaitkan dengan sedikit penurunan daya ingat serta kemampuan berpikir.

“Meskipun perbedaannya kecil, temuan ini menunjukkan bagaimana perubahan kecil dalam tingkat aktivitas fisik dapat memengaruhi kesehatan, termasuk kesehatan otak,” jelas penulis studi utama, John Mitchell seperti dikutip dari laman Today, Jumat (27/1/2023).

Mitchell menggunakan data dari British Cohort Study tahun 1970, studi berkelanjutan yang melacak kesehatan kelompok orang yang lahir pada 1970.

Temuan studi didasarkan pada data dari hampir 4.500 orang yang ditindaklanjuti sejak 2016 hingga 2018.

Para peserta memberikan informasi tentang kesehatan, latar belakang, dan gaya hidup mereka.

Baca Juga :  Transisi Energi Indonesia: Belajar dari Sejarah dan Tantangan Global

Mereka juga diminta memakai pelacak aktivitas setidaknya 10 jam berturut-turut sehari hingga tujuh hari, bahkan saat tidur dan mandi.

Selama penelitian, peserta menjalani serangkaian tes yang menilai kemampuan mereka untuk memproses dan mengingat informasi.

Peserta setiap hari melakukan olahraga sedang atau intens selama 51 menit, sekitar enam jam aktivitas ringan seperti berjalan lambat, dan sekitar sembilan jam perilaku menetap yakni duduk atau berbaring. Mereka rata-rata tidur sekitar delapan jam.

“Aktivitas sedang hingga intens dalam penelitian ini dianggap sebagai sesuatu yang membuat jantung berdegup lebih kencang atau membuat seseorang merasa tubuhnya lebih panas,” ujar Mitchell yang dikutip dari pmjnews.com.

Setelah menganalisis data aktivitas peserta, para peneliti menemukan mereka yang melewatkan latihan demi delapan menit perilaku menetap mengalami penurunan satu persen hingga dua persen dalam skor kognisi mereka.

Para peneliti melihat penurunan serupa dalam kinerja kognitif ketika orang mengganti olahraga berat dengan enam menit aktivitas fisik ringan atau tujuh menit tidur.

Baca Juga :  Nadya Hutagalung 'Turun Gunung' di Dubai Fashion Week, Buktikan Pesona Supermodel Tak Pernah Pudar

Selain itu, mengganti duduk atau berbaring dengan sembilan menit olahraga berat dikaitkan dengan lebih dari satu persen peningkatan skor kognisi.

Department of Health and Human Services di AS merekomendasikan orang dewasa untuk melakukan setidaknya 150 menit aktivitas fisik sedang hingga intens setiap pekan ditambah dua hari latihan penguatan otot.

“Hubungan antara lebih banyak olahraga dan kinerja otak yang lebih baik masih belum jelas, tetapi kemungkinan hasil dari cara kerja sistem kardiovaskular tubuh,” ujar Aviroop Biswas, ilmuwan rekanan di Institute for Work & Health di Toronto, Kanada.

Menurut Biswas, saat tubuh bergerak aktif, pada dasarnya Anda meningkatkan kekuatan jantung.

Kemampuan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh juga membaik, terutama ke salah satu organ terpenting, yakni otak. (Nova Eliza Putri)

Berita Terkait

Gila! Tom Cruise Kembali Beraksi dalam Misi Mustahil di Bawah Laut
Eksplorasi Dunia Horor “Pikabuu The Silent Night”: Game Indonesia yang Mengangkat Isu Perundungan
Lihat Bocah Bonceng Motor Bertiga, Begini Respons Kocak Denny Landzaat
Nadya Hutagalung ‘Turun Gunung’ di Dubai Fashion Week, Buktikan Pesona Supermodel Tak Pernah Pudar
Maudy Ayunda Jadi Penyanyi OST Film Korea, Intip Sumber Penghasilannya!
Transisi Energi Indonesia: Belajar dari Sejarah dan Tantangan Global
Bill Gates Ungkap Sumbangan Fantastis untuk Amal: “Saya Telah Memberikan Lebih dari 100 Miliar Dolar!”
Mengenal Meth Mouth: Penyebab Dewasa Kehilangan Gigi Susu

Berita Terkait

Selasa, 11 Februari 2025 - 13:00 WIB

Gila! Tom Cruise Kembali Beraksi dalam Misi Mustahil di Bawah Laut

Minggu, 9 Februari 2025 - 08:57 WIB

Eksplorasi Dunia Horor “Pikabuu The Silent Night”: Game Indonesia yang Mengangkat Isu Perundungan

Jumat, 7 Februari 2025 - 20:12 WIB

Lihat Bocah Bonceng Motor Bertiga, Begini Respons Kocak Denny Landzaat

Kamis, 6 Februari 2025 - 11:42 WIB

Nadya Hutagalung ‘Turun Gunung’ di Dubai Fashion Week, Buktikan Pesona Supermodel Tak Pernah Pudar

Kamis, 6 Februari 2025 - 09:37 WIB

Maudy Ayunda Jadi Penyanyi OST Film Korea, Intip Sumber Penghasilannya!

Kamis, 6 Februari 2025 - 04:01 WIB

Transisi Energi Indonesia: Belajar dari Sejarah dan Tantangan Global

Rabu, 5 Februari 2025 - 08:15 WIB

Bill Gates Ungkap Sumbangan Fantastis untuk Amal: “Saya Telah Memberikan Lebih dari 100 Miliar Dolar!”

Selasa, 4 Februari 2025 - 13:14 WIB

Mengenal Meth Mouth: Penyebab Dewasa Kehilangan Gigi Susu

Berita Terbaru