Mengenal Bentuk Buraq, Tunggangan Nabi dalam Peristiwa Isra Miraj

- Jurnalis

Senin, 30 Januari 2023 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

seperti apa bentuk Buraq? - Isra Miraj adalah suatu perjalanan istimewa yang ditempuh oleh Nabi Muhammad SaW - Ilustrasi Isra Miraj adalah (Pixabay)

seperti apa bentuk Buraq? - Isra Miraj adalah suatu perjalanan istimewa yang ditempuh oleh Nabi Muhammad SaW - Ilustrasi Isra Miraj adalah (Pixabay)

1TULAH.COM – Kisah Isra Miraj tak lepas dari sosok yang dinamakan buraq. Dengan menunggangi buraq, Rasulullah melakukan Isra Miraj yakni perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsha di Yerusalem dan dari Masjidil Aqsha ke Sidratul Muntaha dengan begitu cepatnya

Dikisahkan jika Nabi berhasil menempuh jarak yang sangat jauh hanya dalam waktu satu malam dengan bantuan Buraq. Seperti apa sebenarnya bentuk Buraq itu?

Dilansir suara.com dari laman NU Online, diketahui jika sejumlah riwayat menyebut Nabi menunggangi Buraq. Hal ini disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim:

“Dari Anas bin Malik bahwasanya Rasulullah bersabda: Didatangkan kepadaku Buraq, seekor tunggangan putih, lebih tinggi dari keledai dan lebih rendah dari baghal, ia berupaya meletakkan telapak kakinya di ujung pandangannya. Setelah menungganginya, maka Buraq itu berjalan membawaku hingga sampai ke Baitul Maqdis. Aku ikat (tambat) tunggangan itu di tempat biasanya para Nabi menambatkan tunggangannya (Buraq).”

Namun ada fakta menarik tentang Buraq yang terbuka, yaitu enggannya sang tunggangan dinaiki oleh Nabi Muhammad. Hal ini terungkap dalam hadits dari Musnad Ahmad.

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

“Dari Qatadah, dari Anas, sesungguhnya Nabi Muhammad didatangkan Buraq yang sudah dipersiapkan pelananya untuk ditunggangi namun Buraq sulit dikendalikan (liar), kemudian Jibril dengan sigap mengendalikannya seraya berkata kepada Buraq: Apa yang menyebabkan engkau bersikap demikian (liar)? Demi Allah, tidak ada orang paling mulia yang akan menunggangi engkau kecuali beliau (Nabi Muhammad). Setelah itu Buraq mengucurkan keringatnya (karena malu).”

Kemudian dalam riwayat Hakim dalam kitab Mustadrak dijelaskan jika Buraq berubah menjadi lebih jinak dan penuh ta’dzim pada Rasulullah. Rasulullah dan Jibril lalu menunggangi menuju Baitul Maqdis.

“Dari Abdullah bin Mas’ud bahwasanya Rasulullah saw berkata: Aku telah disediakan buraq, akupun duduk di belakang jibril dan berangkatlah bersama. Setiap kali naik maka kedua kakinya yang belakang sejajar dengan kedua kaki depannya, dan setiap kali turun kedua kaki depannya sejajar dengan kedua kaki belakangnya”

Seperti Apa Bentuk Buraq?

Baca Juga :  Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun "Singa Podium" Meninggal Dunia

Sosok Buraq ini langsung membuat banyak orang penasaran, seperti apa bentuknya dan bagaimana kekuatannya hingga bisa melesat secepat itu dalam peristiwa Isra Miraj?

Masih dari NU Online disebutkan jika Buraq adalah kendaraan yang didatangkan dari surga dengan kekuatan super cepat bak kilat dan membawa Rasulullah dari Makkah ke Baitul Maqdis.

Jika hal ini konversikan dengan kecepatan kilat atau cahaya, maka bisa dikataan bahwa Buraq bisa melesat sejauh 186.000 mil atau sekitar 300 kilometer perdetik.

Bentuk Buraq seperti binatang tunggangan berwarna putih, yang berukuran lebih tinggi dari keledai namun lebih pendek dari bighal (hewan hasil kawin silang antara kuda dengan keledai).

Ciri lain Buraq adalah langkah kakinya yang sejauh ujung pandangan. Buraq bisa diikat layaknya hewan tunggangan namun tak ada keterangan jelas tentang jenis kelamin Buraq juga detail tentang sayap dan yang lainnya.

Itulah penjelasan seperti apa bentuk Buraq. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa diterima dengan baik. (suara.com).

Berita Terkait

Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti
9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN
Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten
Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini
Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Berita Terbaru