Diskominfosantik Pastikan 20 Menara BTS Terbangun di Wilayah Bartim, Dianggarkan Pada Tahun 2022

- Jurnalis

Senin, 30 Januari 2023 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu tower Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun tahun 2022 di wilayah Kabupaten Bartim. Foto:Zekirin/1tulah.com

Salah satu tower Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun tahun 2022 di wilayah Kabupaten Bartim. Foto:Zekirin/1tulah.com

1tulah.com, TAMIANG LAYANG-Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Barito Timur Drs. Dwi Aryanto melakukan pemantauan keliling di wilayah Kabupaten Barito Timur.

Hal ini dilakukan mantan Sekretaris BKPSDM Kab.Barito Timur ini untuk memastikan keberadaan 20 menara Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun tahun 2022.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik tak sendiri, Dia didampingi oleh Kepala Bidang E-Government Marten Audian Dhanurseta, ST, MM dan Manggala Informatika Ahli Muda Frecia Antony, ST. Selasa kemarin Dwi Aryanto dkk melihat pembangunan menara Base Transceiver Station Desa Malintut Kecamatan Raren Batuah dan Desa Netampin Kecamatan Dusun Tengah.

Menara BTS tersebut adalah bagian dari 20 menara yang dibangun di Barito Timur melalui program pembangunan BTS di daerah Non 3T (Terdepan, Tertinggal Terluar) dari BAKTI Kominfo tahun 2022.

Baca Juga :  Skandal 'Perusahaan Ibu': Mengapa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjerat Korupsi Meski Bergelimang Harta?

“Monitoring ini dimaksudkan untuk menilai sejauh mana status pembangunan menara, apakah masih tahap dalam distribusi material, proses membangun konstruksi menara atau telah On Air (beroperasi),” kata Dwi Aryanto menjelaskan tujuannya berkunjung ke Desa Malintut dan Netampin.

Melalui monitoring ini juga, Ia dan jajaranya ingin memastikan tidak ada kendala dalam pembangunan maupun pemanfaatan masyarakat terhadap layanan seluler tersebut.

“Kegiatan hari ini baru awal dari serangkaian kegiatan peninjauan yang akan kami laksanakan. Seluruh pembangunan menara BTS ini harus senantiasa diawasi dan didampingi agar memberi dampak produktif dan positif maupun peluang usaha bagi masyarakat,” ujarnya.

Dwi mengungkapkan, 20 BTS yang dibangun di Barito Timur merupakan realisasi dari pendataan 67 desa yang terdiri dari 21 desa kategori blankspot dan 46 desa kategori belum jaringan 4G berdasarkan hasil survei jaringan seluler tahun 2022.

Baca Juga :  Ekonomi Israel di Ambang Resesi! Perang Lawan Iran Telan Biaya Rp45 Triliun per Minggu

“Namun demikian tidak semua desa mesti dibangun menara BTS karena 1 menara BTS dapat menjangkau 3 desa sekaligus yang berada di sekitarnya,” jelasnya.

Selain itu beberapa desa yang tidak memperoleh bantuan menara BTS, telah memperoleh bantuan akses internet VSAT BAKTI Kominfo yang ditempatkan di kantor desa sebagai penunjang fasilitas internet kantor desa.

“Sampai sekarang persentase cakupan layanan telekomunikasi seluler di Barito Timur telah mencapai 78 persen, sedangkan persentase cakupan layanan internet masih di angka 58 persen. Pembangunan menara BTS Non 3T masih terus bergulir seiring target pemerintah dalam pemerataan akses digital,” terang Dwi Aryanto.

Hari ini Rabu 25 Januari 2023 perjalanan Kepala Diskominfosantik dkk kembali dilanjutkan. Tujuannya yaitu melihat langsung BTS di Desa Lagan dan Putut Tawuluh Kecamatan Karusen Janang. (zek)

 

Berita Terkait

Momen Buka Puasa Bersama di Makodim 1012/Buntok: Wujud Kebersamaan TNI, Forkopimda, dan Masyarakat
Pria di Ampah Aniaya Ayah Kandung dengan Badik, Pelaku Diamankan Polisi
Pemkab Murung Raya Laporkan Realisasi APBD 2025, Begini Kata Wabup
Ketegangan Timur Tengah Memuncak! Iran Lancarkan Gelombang Serangan Rudal Balasan ke-28 ke Israel
KPK Periksa Ulang Budi Karya Sumadi Kasus Suap Proyek Jalur Kereta DJKA
Pemkab Murung Raya Komitmen Perkuat Pertanian Lewat Raperda Kelompok Tani
Jalan di Barito Selatan Rusak Parah, DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Pemda Segera Perbaiki
Stop Kriminalisasi! Komnas HAM Temukan Keterlibatan Aparat Prematur di Sengketa Tanah

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:51 WIB

Momen Buka Puasa Bersama di Makodim 1012/Buntok: Wujud Kebersamaan TNI, Forkopimda, dan Masyarakat

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:38 WIB

Pria di Ampah Aniaya Ayah Kandung dengan Badik, Pelaku Diamankan Polisi

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:17 WIB

Pemkab Murung Raya Laporkan Realisasi APBD 2025, Begini Kata Wabup

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:11 WIB

Ketegangan Timur Tengah Memuncak! Iran Lancarkan Gelombang Serangan Rudal Balasan ke-28 ke Israel

Senin, 9 Maret 2026 - 18:58 WIB

KPK Periksa Ulang Budi Karya Sumadi Kasus Suap Proyek Jalur Kereta DJKA

Senin, 9 Maret 2026 - 18:02 WIB

Pemkab Murung Raya Komitmen Perkuat Pertanian Lewat Raperda Kelompok Tani

Senin, 9 Maret 2026 - 16:10 WIB

Jalan di Barito Selatan Rusak Parah, DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Pemda Segera Perbaiki

Senin, 9 Maret 2026 - 15:48 WIB

Stop Kriminalisasi! Komnas HAM Temukan Keterlibatan Aparat Prematur di Sengketa Tanah

Berita Terbaru

W alias Y, tersangka penganiaya ayah kandung di Ampah, Kabupaten Barito Timur.(Foto : Humas Polres Barito Timur)

TAMIANG LAYANG

Pria di Ampah Aniaya Ayah Kandung dengan Badik, Pelaku Diamankan Polisi

Selasa, 10 Mar 2026 - 19:38 WIB